alexametrics

IHSG Berakhir Terdepresiasi Saat Indeks Kospi Menguat Sendirian

loading...
IHSG Berakhir Terdepresiasi Saat Indeks Kospi Menguat Sendirian
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir terdepresiasi meski mulai membaik dari sesi pagi, untuk mengiringi bursa utama Asia yang kebanyakan lebih rendah. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir terdepresiasi meski mulai membaik dari sesi pagi, untuk mengiringi bursa utama Asia yang kebanyakan masih lebih rendah. Hingga sesi sore perdagangan, Jumat (31/8/2018), IHSG menyusut 0,50 atau 0,01% menjadi 6.018,46.

IHSG pada sesi I perdagangan kehilangan 1,19% yang setara 71,62 poin menjadi 5.947,35 ketika tadi pagi menyusut 51,05 poin atau 0,85% ke level 5.967,91. Pada perdagangan kemarin, IHSG menyusut 46,19 poin atau 0,76% di posisi 6.018,96.

Sektor saham hingga perdagangan sore variatif. Kenaikan tertinggi dipimpin oleh sektor industri dasar lewat lompatan 1,43% diikuti sektor consumer dengan tambahan 0,64%. Sedangkan sektor yang melemah terdalam yakni aneka industri yang anjlok 2,45%.



Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp12,22 triliun dengan 12,17 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp85,76 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp5,30 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp5,22 triliun. Tercatat sebesar 154 saham menguat, 237 melemah dan 152 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) naik Rp175 menjadi Rp7.800, PT M Cash Integrasi Tbk. (MCAS) menanjak Rp100 menjadi Rp3.660 serta PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) meningkat 4,3% ke posisi Rp2.140.

Saham-saham dengan pelemahan yakni PT Astra International Tbk. (ASII) menyusut Rp225 menjadi Rp7,250, PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (POLL) lebih rendah Rp105 menjadi Rp1.800 dan PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) turun Rp320 menjadi Rp2.640.

Di sisi lain, sebagian besar pasar saham Asia hingga sesi sore perdagangan Jumat mengalami pelemahan, di tengah kekhawatiran perang dagang yang diperkirakan semakin memanas. Indeks Nikkei Jepang ditutup menyusut dengan cenderung bergerak mendatar di level 22.865,15 saat mayoritas sektor tergelincir.

Indeks Kospi di Korea Selatan berbanding terbalik untuk melawan tren pelemahan di kawasan Asia saat merangkak naik 0,67% menjadi 2.322,88 ditopang lonjakan saham Samsung Electronics mencapai 1,68%. Selanjutnya penyusutan terjadi pada pasar saham Australia, dimana ASX 200 lebih rendah 0,51% hingga berakhir ke posisi 6.319,5.

Selanjutnya di daratan China, bursa saham meneruskan tren negatif dalam beberapa hari terakhir. Komposit Shanghai mengakhiri perdagangan pekan ini dengan penurunan sebesar 0,46% menjadi 2.725,24 sedangkan komposit Shenzhen ditutup lebih rendah sekitar 1,08% ke level 1.451,38.

Sementara Indeks Hang Seng di Hong Kong pada sesi sore perdagangan, berakhir pada posisi 27.888,55 usai kehilangan 275.50 poin yang setara dengan 0,98%. Saham Tencent turun lebih dari 5,6% setelah Kementerian Pendidikan China berencana meningkatkan regulasi dan kontrol atas jumlah video game online baru.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak