alexametrics

Ekonom: Langkah Pemerintah Tidak Naikkan BBM Sudah Tepat

loading...
Ekonom: Langkah Pemerintah Tidak Naikkan BBM Sudah Tepat
Ekonom: langkah pemerintah tidak naikkan BBM sudah tepat. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Langkah pemerintah untuk tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi merupakan langkah tepat. Pasalnya pemerintah harus berhati-hati sebelum memutuskan menaikkan harga BBM subsidi apalagi di tengah sentimen gejolak rupiah saat ini.

"Menaikkan harga BBM subsidi akan memicu kenaikan biaya logistik dan harga barang-barang secara umum," ujar peneliti Institut for Development of Economics and Finance (INDEF), Abrar P.G Talattov saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Dia pun mengusulkan sebaiknya pemerintah segera membentuk badan otonom (Independent Service Operator) yang bisa mengkalkulasi harga keekonomian BBM subsidi secara objektif. Sehingga dapat menentukan besaran subsidi yang sebaiknya ditanggung pemerintah dengan tidak menekan keuangan Pertamina.



"Perhitungan badan otonom tersebut nantinya dijadikan rujukan pemerintah untuk memutuskan apakah subsidi ditambah atau dikurangi," jelasnya. Untuk mekanisme subsidi juga perlu diperjelas dalam UU APBN. Tujuannya agar tidak memberatkan APBN ke depannya.

"Ke depan apakah akan menggubakan fixed priced, fixed percentage, atau fixed nominal subsidi. Lebih penting lagi, kebijakan subsidi energi jangan terus menerus terjebak dalam isu politik. Keputusan subsidi harus didasari dengan pertimbangan ekonomi yang kuat," jelasnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak