alexametrics

Stok Aman, Cadangan Beras Nasional Capai 2 Juta Ton

loading...
Stok Aman, Cadangan Beras Nasional Capai 2 Juta Ton
Beras Bulog. Foto/SINDOnews
A+ A-
BANDUNG - Stok beras nasional dipastikan masih aman hingga delapan bulan ke depan atau sekitar 2 juta ton. Stok tersebut untuk memenuhi kebutuhan beras nasional hingga panen raya Februari-Maret 2019 mendatang.

"Ketersediaan beras nasional dalam kondisi aman. Stok yang tersedia di Gudang Bulog mencukupi hingga April 2019 mendatang," kata Tenaga Ahli Bidang Cadangan dan Distribusi Strategis Dewan Pengawas Perum Bulog Spudnik Sujono, Kamis (6/9/2018).

Nantinya, Bulog bisa melakukan penyerapan pada Februari-Maret 2019 saat panen raya. Penyerapan pada periode tersebut biasanya cukup tinggi dibanding musim panen padi di akhir tahun. Di awal tahun, ketersediaan beras akan bertambah banyak.



Spudnik menyatakan, sampai saat ini total volume ketersediaan beras nasional tergolong besar, melebihi angka 2 juta ton. Beras tersebut tersebar di seluruh gudang Bulog di Indonesia. Beras Bulog nantinya akan dipakai untuk operasi pasar bila sewaktu-waktu harga beras mengalami kenaikan. Seperti halnya di akhir tahun, harga beras cenderung naik.

Sementara itu, Bulog Divisi Regional Jawa Barat menyiapkan langkah strategis dalam rangka program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah melalui pengembangan sisi komersial mengolah beras premium.

Inovasi terbaru ini memaksimalkan ketersediaan komoditi beras agar tetap dalam kondisi fresh. Bahkan, tegasnya, dapat meningkatkan kualitas beras. Misalnya, beras medium jika terolah oleh Rice to Rice, kualitasnya menjadi beras premium.

"Ini merupakan pilot project. Kami harap, seluruh gudang di Jabar memiliki mesin Rice to Rice. Target kami, produksi Rice to Rice sebanyak 5.000 ton per bulan," kata Kepala Bulog Divre Jabar Achmad Mamun.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak