alexametrics

Wamenkeu Paparkan Tiga Pilar Utama Bisnis Multifinance

loading...
Wamenkeu Paparkan Tiga Pilar Utama Bisnis Multifinance
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mardiasmo menerangkan, bahwa terdapat tiga pilar utama dalam bidang pembiayaan atau multifinance. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mardiasmo menerangkan, bahwa terdapat tiga pilar utama dalam bidang pembiayaan (multifinance) yaitu efisiensi, mitigasi risiko dan leverage. Selain itu, yang tidak kalah pentingnya adalah rasa percaya.

Sebanyak 82 perusahaan pembiayaan (multifinance) berhasil meraih predikat “Sangat bagus” pada rating yang dilakukan Biro Riset Infobank terhadap 172 perusahaan pembiayaan. Selain itu, Wamenkeu juga mengatakan dalam pengelolaan ekonomi suatu negara ada beberapa pilar yaitu fiskal dan moneter yang keduanya turut mempengaruhi perkembangan bisnis multifinance.

“Pilar yang pertama adalah pilar fiskal. Ini adalah kewenangan Menteri Keuangan untuk mengelola sebagai Bendahara Umum Negara yang prudent memberikan stimulus fiskal. Pilar yang kedua adalah moneter. Kalau moneternya berhasil dengan baik, bisa menekan inflasi dan melihat moneter dengan kacamata yang lebih luas," ujar Wamenkeu di Jakarta, Jumat (7/9/2018).



Sebelumnya sejumlah kalangan menilai bisnis perusahaan pembiayaan atau multifinance di Indonesia memiliki prospek cukup cerah. Saat ini, mayoritas perusahaan pembiayaan masih dalam kategori sehat, baik dari sisi aset, laba maupun risiko pinjaman.

Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) II Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meneranmgkan dari 191 perusahaan pembiayaan yang terdaftar, sekitar 88% atau 78 perusahaan masuk kategori sehat dan 12% atau 22 perusahaan masuk kategori tidak sehat. Kategorinya pun beragam, ada yang ringan, sedang, dan berat per Juni 2018, lalu.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak