alexametrics

Kepercayaan UKM di AS Mencapai Level Tertinggi Dalam 45 Tahun

loading...
Kepercayaan UKM di AS Mencapai Level Tertinggi Dalam 45 Tahun
Presiden AS Donald Trump berbincang dengan pimpinan usaha kecil dan menengah di Gedung Putih. Foto/NBC
A+ A-
WASHINGTON - Pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat yang mencapai level 4,2%, merupakan tertinggi sejak krisis keuangan 2008, membuat bisnis usaha kecil dan menengah (UKM) di Negeri Abang Sam meningkat tajam.

Berdasarkan indeks National Federation of Independent Business, lembaga yang mengukur aktivitas bisnis UKM di Amerika, tingkat kepercayaan bisnis UKM mencapai level 108,8 pada Agustus kemarin, level tertinggi dalam 45 tahun. Rekor tertinggi sebelumnya dicapai pada Juli 1983 era Presiden Ronald Reagan dengan angka 108.

Melansir dari Business Insider, Selasa (11/9/2018), ada beberapa subkategori yang dilacak dalam indeks ini juga mencapai level tertinggi dalam sejarahnya.



"Ekonomi yang baik membuat UKM percaya diri sehingga lowongan kerja terbuka dan menciptakan pekerjaan. Selain itu, banyak bisnis UKM melakukan belanja modal, merupakan level tertinggi sejak 2007. Dan investasi juga meningkat, terkuat sejak 2005," tulis National Federation of Independent Business.

Presiden dan CEO NFIB, Juanita Duggan mengatakan, meningkatnya kepercayaan bisnis UKM di AS karena harapan mereka akan pertumbuhan ekonomi yang semakin baik di masa depan.

"Indeks optimisme bisnis naik berdasarkan harapan akan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik. Sehingga mereka memperluas penjualan. Dan aktivitas UKM telah menumbuhkan PDB, menciptakan lapangan kerja, menambah belanja modal dan ujung-ujungnya meningkatkan pendapatan".

Ekonom NFIB, Bill Dunkelberg menilai peningkatan optimisme bisnis UKM akan semakin membantu menyerap tenaga kerja. "Kami memiliki catatan dari pelaku bisnis yang melaporkan rencana mereka untuk meningkatkan kompensasi," katanya.

Bill Dunkelberg mengatakan, kepercayaan bisnis UKM di Amerika melonjak setelah Presiden Donald Trump terpilih dan memenuhi janji kampanyenya. Dalam kampanyenya, Trump berjanji melakukan pemotongan pajak untuk meningkatkan daya beli masyarakat, serta deregulasi yang mempermudah izin usaha. Trump memangkas pajak perusahaan dari 35% menjadi 20%.

"Selama bertahun-tahun, anggota kami (UKM) di AS memberi tahu kepada pemerintah tentang peraturan yang pro-bisnis, pajak, dan biaya perawatan kesehatan. Dan mereka melihat bahwa pemotongan pajak yang signifikan dan deregulasi yang signifikan telah mendorong optimisme bisnis," kata Duggan.

Namun, beberapa ekonom berpendapat dorongan ekonomi dari pemotongan pajak bersifat sementara. Terkait ini, Dunkelberg mengatakan bagaimana pun juga pemotongan pajak untuk jangka menengah akan berpengaruh terhadap pertumbuhan.

"Indeks NFIB menunjukkan ekonomi dari usaha kecil mencapai level terkuat dalam waktu 45 tahun. Dan saya melihat tidak ada tanda-tanda mereda," katanya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak