alexametrics

Kembangkan Bisnis Layanan Data, XL Axiata Cari Pendanaan Rp10 T

loading...
Kembangkan Bisnis Layanan Data, XL Axiata Cari Pendanaan Rp10 T
Presdir XL Axiata Dian Siswarini dalam konferensi pers penawaran awal PUB I Obligasi dan PUB II Sukuk di Jakarta, Kamis (13/9/2018). Foto/M Iqbal
A+ A-
JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) hari ini memulai penawaran awal (bookbuilding) dua program penawaran umum baru untuk Obligasi (PUB I Obligasi) dan Sukuk Ijarah (PUB II Sukuk). Keduanya merupakan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) dengan target dana masing-masing sebesar Rp5 triliun.

PUB II Sukuk Ijarah tersebut merupakan program PUB Sukuk Ijarah dengan target dana terbesar yang akan diterbitkan oleh korporasi sepanjang 2018.

"XL Axiata akan melaksanakan bookbuilding dimulai dari 13 September 2018 sampai 27 September 2018. Dan menargetkan untuk melakukan penawaran umum pada 9 Oktober 2018 sampai dengan 11 Oktober 2018, serta dapat mencatatkan Obligasi dan Sukuk ini pada Bursa Efek Indonesia pada pertengahan Oktober 2018," ujar Presiden Direktur XL Axiata Dian Siswarini di Jakarta, Kamis (13/9/2018).



Pada bookbuilding kali ini, XL Axiata akan menawarkan PUB I Obligasi Tahap I Tahun 2018 (obligasi) dan PUB II Sukuk Ijarah Tahap I Tahun 2018 (sukuk). Masing-masing sebanyak-banyaknya Rp1 triliun untuk obligasi dan sukuk.

Untuk jangka waktu 1 tahun, imbal balik yang diberikan tercatat sebesar 8-8,5% dan untuk jangka waktu 3 tahun sebesar 8,75-9,5%. Kemudian untuk 5 tahun sebanyak 9,25-10,2%. Selanjutnya untuk 7 tahun 9,8%-10,5% dan selama 10 tahun sebesar 10-10,65%.

Direktur Finance XL Axiata Mohamed Adlan bin Ahmad Tajudin mengatakan, pendanaan tersebut dibutuhkan perseroan untuk mengembangkan dan memperluas pasar data telekomunikasi di Indonesia. "XL Axiata bertujuan terus fokus dalam pengembangan bisnis layanan data di mana saat ini merupakan kontributor terbesar dan pendorong pertumbuhan perusahaan," ujarnya.

XL Axiata, jelas dia, secara konsisten memperluas infrastruktur datanya di Indonesia, terutama di luar Jawa guna mendorong pertumbuhan pengguna data di seluruh Indonesia. "Hal ini perlu didukung oleh rencana pendanaan yang solid," tutur Adlan.

PUB Obligasi dan Sukuk Ijarah yang baru menurutnya bakal memberikan salah satu alternatif pendanaan serta memungkinkan XL Axiata untuk membangun portofolio utang yang lebih kuat.

Dia menegaskan, program PUB baru bertujuan mendanai belanja modal yang direncanakan oleh XL Axiata dalam rangka meningkatkan kapasitas dan memperluas jaringan, serta meningkatkan kualitas layanan.

Dengan mendapatkan initial rating AAA dari PT Fitch Ratings Indonesia atas obligasi dan sukuk ijarah yang ditawarkan, XL Axiata memiliki kemampuan keuangan relatif sangat baik dalam membayar kewajiban-kewajibannya di masa mendatang.

Initial rating tersebut diberikan oleh Fitch kepada XL Axiata dengan mempertimbangkan dukungan induk yakni Axiata Group Berhad, tingkat leverage yang stabil, pemulihan EBITDA yang relatif baik, serta belanja modal yang tinggi untuk mendukung pertumbuhan XL Axiata di masa mendatang.

Pada penawaran Obligasi dan Sukuk Ijarah kali ini, XL Axiata menunjuk PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas dan PT Maybank Kim Eng Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek (Joint Lead Underwriters).
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak