Dampak Nyata Konser Taylor Swift ke Ekonomi Singapura Capai Rp4,6 Triliun

Selasa, 12 Maret 2024 - 14:19 WIB
loading...
Dampak Nyata Konser...
Konser Taylor Swift yang tiketnya terjual habis selama rangkaian tur Eras-nya di Singapura akan mendorong ekonomi neghara tersebut. FOTO/Mothership
A A A
JAKARTA - Enam konser Taylor Swift yang tiketnya terjual habis selama rangkaian tur Eras-nya di Singapura akan menambah sekitar SSD300 juta hingga SSD400 juta atau mencapai Rp4,6 trililun ke dalam perekonomian Singapura. Efek Taylor Swift mungkin sangat besar sehingga dapat mendorong pertumbuhan PDB Singapura untuk kuartal pertama tahun 2024 sebesar 0,2 poin persentase. Chua mencatat bahwa Eras Tour memberikan keuntungan bagi perhotelan, makanan dan minuman, serta aktivitas ritel di Singapura.

Antara 1 Maret dan 9 Maret, Swift menggelar enam konser untuk sekitar 300.000 penggemar di Singapura, di mana 70 persen dari penonton konser tersebut terbang dari luar negeri, CNN melaporkan. Manajer umum Trip.com juga mengatakan kepada CNN bahwa penerbangan masuk ke Singapura meningkat sebesar 186 persen, dan pemesanan akomodasi meningkat hampir empat kali lipat selama konser Swift berlangsung.

Baca Juga: Vinyl Taylor Swift hingga Rolling Stones Picu Inflasi di Inggris

Berdasarkan estimasi median dalam sersen dalam tiga bulan yang berakhir pada 31 Maret 2024. Survei Bloomberg, para ekonom meningkatkan perkiraan pertumbuhan kuartal pertama mereka untuk Singapura, menyatakan bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) negara tersebut mungkin akan meningkat 2,9 p
Pengeluaran lokal vs pengeluaran asing.

Pengeluaran Lokal vs Asing
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
5 Negara Pengirim Modal...
5 Negara Pengirim Modal Terbesar ke Indonesia, Ini Rajanya dalam 10 Tahun Terakhir
Singapura Mulai Proyek...
Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Hukum dan Ekonomi: Penopang...
Hukum dan Ekonomi: Penopang Keberhasilan Piala Dunia 2026
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Rekomendasi
Almarhum Juru Bicara...
Almarhum Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Dibawa ke Jakarta Besok
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved