alexametrics

Gelar Program Mengajar, PLN Ajak Generasi Muda Hemat Listrik

loading...
Gelar Program Mengajar, PLN Ajak Generasi Muda Hemat Listrik
Program PLN Mengajar di SMPN 50 Jakarta, di Kramat Jati, Jakarta, Rabu (26/9/2018). Foto/Nanang Wijayanto
A+ A-
JAKARTA - PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Proyek Jaringan Jawa Bagian Barat 2 (UPP JJBB 2) mengajak generasi muda sadar pentingnya menghemat listrik. Ajakan tersebut merupakan bagian dari program PLN Mengajar yang dilaksanakan di SMP Negeri 50 Jakarta, Kramat Jati, Jakarta.

"Program PLN Mengajar merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap pentingnya menggunakan listrik secara bijak bagi generasi muda. Untuk itu kami mengajak siswa siswi mengenal seluk beluk proses bagaimana proses membangkitkan listrik," ujar Manajer UPP JJBB 2 Agus Muslim seusai melaksanakan program PLN Mengajar di SMPN 50 Jakarta, di Kramat Jati, Jakarta, Rabu (26/9/2018).



Menurut dia, dengan mengenalkan siswa sejak dini pada proses pembangkitan tenaga listrik diharapkan tumbuh kesadaran pentingnya menghemat listrik. Pada program ini, pihaknya juga memberikan materi pengetahuan tentang dari mana listrik berasal,  bahaya listrik dan memberikan materi tentang mengelola listrik secara bijak.

"Para siswa diperkenalkan awal mula bagiamana listrik bisa menyala di rumah mereka. Perkenalan ini mulai dari membangun pembangkit dan transmisi hingga bagiamana listrik bisa terdistribusi menyala di tengah keluarga mereka," kata dia.

Dia melanjutkan dengan adanya edukasi tersebut, dampak bahaya penggunaan listrik dapat diminimalisir. Pasalnya dengan pengetahuan yang diterima dari edukasi PLN tersebut dapat ditularkan kepada keluarga hingga lingkungan sekitar.

Ketua Tim CSR UIPJBB PLN Suherman mengatakan bahwa program PLN Mengajar kali ini mengangkat tema "Terangi Bangsa dengan Pendidikan". Hal ini menekankan bahwa pentingnya memahami kelistrikan baik dari segi manfaat, bahaya, serta cara bagaimana merawat listrik. Pasalnya listrik merupakan aset negara yang perlu dijaga bersama.

"Generasi muda perlu untuk diberikan pemahaman mumpuni sejak dini agar dapat menggunakan listrik secara bijak demi masa depan yang lebih baik. Ini merupakan wujud komitmen PLN sebagai perusahaan kelas dunia yang peduli terhadap lingkungan," kata dia.

Dia mengatakan, program PLN Mengajar merupakan bagian dari program sosial PLN Peduli yang merupakan program sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR). Selain program PLN Mengajar, PLN juga menjalankan program CSR lain seperti penanaman pohon di berbagai daerah khususnya yang berdekatan dengan aset-aset milik PLN.

Tak hanya itu, UIPJBB juga setiap tahun secara rutin membantu merenovasi tempat ibadah, sekolah dan membangun infrastruktur jalan yang dekat dengam aset-aset PLN. Menurut dia tahun ini saja UIPJBB menganggarkan untuk program CSR lebih dari Rp1 miliar.

"Timbal balik dari PLN Peduli ini lingkungan akan membantu menjaga dan merawat aset-aset milik PLN. Biasanya kita menawarkan apa yang bisa kita bantu," kata dia.

Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMPN 50 Jakarta Arifudin mengapresiasi program PLN Mengajar yang telah hadir di sekolahnya. Pihaknya yakin dengan adukasi ini siswa siswi akan menghargai pentingnya menggunakan listrik dengan bijak.

"Edukasi yang diberikan PLN kepada siswa-siswi kami dampaknya sangat baik, karena memberikan pengetahuan pentingnya menghemat listrik dan memahami betul bahaya penggunaan listrik jika tidak digunakan dengan cara yang baik dan benar," kata dia.

Dia juga mengapresiasi PLN karena materi yang disajikan lewat video dan alat peraga serta improvisasi yang menarik dari para pemateri membuat acara tidak membosankan. Bahkan antusiasme para siswa sangat luar biasa.
(fjo)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak