Bos Bulog Klaim Harga Beras Turun di Kisaran Rp13.500 - Rp14 Ribu, Apa Iya?
Senin, 18 Maret 2024 - 20:58 WIB
loading...
Direktur Utama Bulog, Bayu Krisnamurthi mengatakan, harga beras saat ini masih bervariasi berdasarkan mutu dan jenis beras. Dimana diklaim harga beras medium di pasaran mulai turun. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Perum Bulog mengklaim harga beras medium di pasaran mulai turun dan rata-rata di kisaran Rp13.500 - Rp 14.000 per kilogram (Kg). Sementara itu harga beras super premium berada di angka Rp17.000 hingga Rp17.500 per Kg.
Direktur Utama Bulog, Bayu Krisnamurthi mengatakan, harga beras saat ini masih bervariasi berdasarkan mutu dan jenis beras. Misalnya, harga beras super premium ada di angka Rp17.000 - Rp17.500. Baca Juga: Harga Beras di Pasar Induk Cipinang, Termahal Tembus Rp20.013 per Kg
Menurutnya, turunnya harga beras di pasar didorong oleh penurunan harga gabah di tingkat petani, di mana harga gabah turun Rp500 - Rp 1.500 menjadi Rp7.000 per Kg. Namun, rata-rata harga gabah nasional ada di kisaran Rp6.700 per Kg.
“Harga gabah itu masih dikisaran Rp7.000, turun sudah Rp1.000, ada yang turun Rp500, ada yang Rp1.500, dan berada di kisaran sekitar Rp7.000, rata-rata nasionalnya Rp6.700, itu data yang saya dapat dari Badan Pangan Nasional, jadi harganya sudah turun,” ujar Dirut Bulog Bayu saat konferensi pers, Jakarta Pusat, Senin (18/3/2024).
Baca Juga: Curhat Jokowi: Kalau Harga Beras Turun Saya Dimarahi Petani, Naik Dimarahi Ibu-ibu
Menurutnya, harga beras mengikuti suplai demend, termasuk harga pokok gabah di tingkat petani. “Dan kalau skrang gabahnya mulai turun di rata-rata nasional di Rp 6.700, maka bisa diperkirakan harga beras berada di kisaran Rp 13.500 - Rp14.000,” paparnya.
Adapun, stok cadangan beras pemerintah (CBP) di gudang Bulog mengalami penurunan. Saat ini, pasokan beras yang diamankan perusahaan tinggal 1 juta ton saja.
Direktur Utama Bulog, Bayu Krisnamurthi mengatakan, harga beras saat ini masih bervariasi berdasarkan mutu dan jenis beras. Misalnya, harga beras super premium ada di angka Rp17.000 - Rp17.500. Baca Juga: Harga Beras di Pasar Induk Cipinang, Termahal Tembus Rp20.013 per Kg
Menurutnya, turunnya harga beras di pasar didorong oleh penurunan harga gabah di tingkat petani, di mana harga gabah turun Rp500 - Rp 1.500 menjadi Rp7.000 per Kg. Namun, rata-rata harga gabah nasional ada di kisaran Rp6.700 per Kg.
“Harga gabah itu masih dikisaran Rp7.000, turun sudah Rp1.000, ada yang turun Rp500, ada yang Rp1.500, dan berada di kisaran sekitar Rp7.000, rata-rata nasionalnya Rp6.700, itu data yang saya dapat dari Badan Pangan Nasional, jadi harganya sudah turun,” ujar Dirut Bulog Bayu saat konferensi pers, Jakarta Pusat, Senin (18/3/2024).
Baca Juga: Curhat Jokowi: Kalau Harga Beras Turun Saya Dimarahi Petani, Naik Dimarahi Ibu-ibu
Menurutnya, harga beras mengikuti suplai demend, termasuk harga pokok gabah di tingkat petani. “Dan kalau skrang gabahnya mulai turun di rata-rata nasional di Rp 6.700, maka bisa diperkirakan harga beras berada di kisaran Rp 13.500 - Rp14.000,” paparnya.
Adapun, stok cadangan beras pemerintah (CBP) di gudang Bulog mengalami penurunan. Saat ini, pasokan beras yang diamankan perusahaan tinggal 1 juta ton saja.
Lihat Juga :