alexametrics

Harga Pertamax Cs Naik, Pertamina Klaim Kompetitif dari SPBU Asing

loading...
Harga Pertamax Cs Naik, Pertamina Klaim Kompetitif dari SPBU Asing
PT Pertamina (Persero) mengklaim bahwa harga BBM di SPBU Pertamina masih lebih kompetitif dibanding SPBU asing setelah harga BBM Pertamax cs menanjak naik. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) kembali menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, khususnya pertamax series dan dex series, serta biosolar non PSO yang berlaku sejak pukul 11.00 WIB siang tadi. Kenaikan ini diklaim karena dampak dari harga minyak mentah dunia yang terus merangkak naik.

External Communiaction Manager Pertamina Arya Dwi Paramita mengatakan, saat ini harga minyak dunia rata-rata menembus USD80 per barel. Oleh sebab itu, perseroan pun menetapkan penyesuaian harga untuk Pertamax cs.

Namun, dia mengklaim bahwa harga BBM di SPBU Pertamina masih lebih kompetitif dibanding SPBU lainnya. "Harga yang ditetapkan ini masih lebih kompetitif dibandingkan dengan harga jual di SPBU lain," demikian disampaikan Arya di Jakarta, Rabu (10/10/2018).



(Baca Juga: Harga BBM Pertamax Naik Jadi Rp10.400/Liter Jam 11.00 WIB)
Sebagai contoh di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, harga Pertamax Rp 10.400/liter, Pertamax Turbo Rp 12.250/ liter, Pertamina Dex Rp 11.850/liter, Dexlite Rp 10.500/liter, dan Biosolar Non PSO Rp.9.800/liter. Lantas bagaimana harga jual bensin di SPBU Shell, yang merupakan saingan Pertamina?.

Dari pantauan SINDOnews di salah satu SPBU Shell di bilangan Cikini, harga Shell Super yang setara dengan Pertamax saat ini adalah Rp10.500 per liter. Kemudian harga V-Power adalah Rp12.350 per liter, dan Shell Diesel Rp11.950 per liter.

"Nggak naik kok (harga bensin di Shell). Tetap Rp10.500 (untuk super). Di kiranya naik ya karena rupiah naik," ungkap Indah, salah satu pramuniaga di SPBU Shell kepada SINDOnews.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak