alexametrics

Trump Sebut The Fed 'Gila', Bos IMF: Suku Bunga AS Harus Naik

loading...
Trump Sebut The Fed Gila, Bos IMF: Suku Bunga AS Harus Naik
Donald Trump mengatakan the Federal Reserve atau The Fed 'gila' karena terus menaikkan suku bunga acuan AS, sedangkan Bos IMF membela tindakan The Fed benar. Foto/SINDO Photo
A+ A-
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan kebijakan the Federal Reserve atau The Fed yang terus menaikkan suku bunga acuan AS yakni Fed rate sebagai tidakan 'gila' karena terlalu agresif. Namun, Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde menegaskan suku bunga AS memang harus naik.

Lagarde menambahkan, dampak kenaikan suku bunga AS menyasar aliran modal dari negara berkembang. Arus modal di AS pun keluar-masuk terutama di pasar ekuitas. "Ada naik-turun dengan memerhatikan pasar ekuitas AS cukup tinggi dan untuk suku bunga seperti saya katakan bahwa jelas ini suatu pengembangan, harus dijalankan," ujarnya di Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10/2018).

Menurutnya perekonomian AS terus mengindikasikan perbaikan, sehingga sudah cukup mengindikasikan bahwa suku bunga harus dinaikkan untuk menggerakan ekonomi. "Ekonomi (AS) saat ini pertumbuhannya baik, inflasi sesuai dengan yang ditentukan dan juga pengangguran rendah," paparnya.

Karena itu, The Fed selaku bank sentral AS melihat hal tersebut sebagai acuan untuk terus menaikkan suku bunga. Kendati demikian dampaknya belum signifikan ke perekonomian AS. "Bank sentral jelas perlu hasil, sangat mungkin dan akan melihat arus modal masuk melambat. Itu akselerasi dari fenomena tersebut, negara maju tidak bergerak dengan cepat," pungkasnya.

Sebelumnya, Donald Trump mengungkapkan kekesalan kepada bank sentral Negeri Paman Sam yakni The Federal Reserve yang terus menerus menaikkan suku bunga. Hal itu dianggap berpotensi memperlambat pertumbuhan ekonomi dan menimbulkan gejolak di pasar saham.

"Saya pikir The Fed membuat kesalahan. Mereka membuat pengetatan kebijakan. Saya pikir The Fed sudah gila," ujar Trump setelah turun dari pesawat kepresidenan Air Force One menuju Erie di Pennsylvania, seperti dilansir CNBC.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak