alexametrics

Rupiah Bertahan Menguat Hingga Sesi Akhir Saat Dolar Bergerak Merayap

loading...
Rupiah Bertahan Menguat Hingga Sesi Akhir Saat Dolar Bergerak Merayap
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir sesi perdagangan, Jumat (12/10) sedikit terkoreksi, namun masih bertahan dalam tren penguatan. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir sesi perdagangan, Jumat (12/10/2018) sedikit terkoreksi, namun masih bertahan dalam tren penguatan untuk menjadi sinyal perbaikan. Mata uang Garuda yang berbalik melawan mengiringi pergerakan dolar yang cenderung merayap naik usai sempat tertekan sebelumnya.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah di sesi perdagangan sore masih membaik usai bertengger di level Rp15.200/USD, meski tak terlalu besar dibandingkan sebelumnya Rp15.230/USD. Rupiah sepanjang hari ini bergerak pada level Rp15.175 hingga Rp15.200/USD .



Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini sedikit terkoreksi namun masih menjaga tren perbaikan dengan berada pada level Rp15.220/USD. Posisi tersebut memperlihatkan rupiah terus melaju positif dibanding penutupan kemarin Rp15.245/USD.

Menurut data Bloomberg di akhir perdagangan, rupiah menguat menjadi Rp15.197/USD. Posisi tersebut perkasa dari kemarin Rp15.235/USD dengan pergerakan harian rupiah pada hari ini berada di kisaranĀ  Rp15.187-Rp15.218/USD.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada jalur pemulihan di level Rp15.194/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah berbalik melawan USD dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya Rp15.253/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Dolar merayap naik pada perdagangan Jumat untuk mencerminkan kokohnya kepercayaan investor terhadap perekonomian AS, meskipun ada kritikan oleh Presiden Donald Trump kepada Federal Reserve dan penjualan di ekuitas AS. Penurunan saham belum menyebar ke pasar valuta asing, dengan mata uang negara-negara berkembang masih menguat dan yen Jepang berada di posisi aman.

Indeks dolar yang mengukur ukuran nilainya terhadap enam mata uang utama, diperdagangkan datar di 95 pada hari Jumat, atau turun dari level tertinggi bulanan 96,15 pada hari Selasa. Sedangkan euro mencapai posisi tertinggi mingguan di level 1,1611 usai risalah pertemuan Bank Sentral Eropa terakhir menetapkan nada positif.

Yen Jepang, yang kerap menjadi mata uang pilihan pada saat gejolak pasar, diperdagangkan pada posisi 112,34 dalam perdagangan Jumat. Penguatan kembali kembali terlihat pada Yen menjadi 111,83 saat melawan dolar atau tertinggi sejak 18 September. Dolar Australia berada di level 0,7122 terhadap USD atau pulih dari posisi terendah dua tahun 0,7039 di awal pekan.
(akr)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak