alexametrics

Lebih Dekat ke Nasabah, Axa Mandiri Hadir di Denpasar

loading...
Lebih Dekat ke Nasabah, Axa Mandiri Hadir di Denpasar
PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) membuka kantor layanan nasabah di Denpasar, Bali untuk menegaskan komitmen agar lebih dekat kepada nasabah. Foto/Ilustrasi
A+ A-
DENPASAR - PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) membuka kantor layanan nasabah di Denpasar, Bali. Upaya itu merupakan wujud komitmen AXA Mandiri agar lebih dekat kepada nasabah.

"Kami berharap kantor baru ini bisa mempermudah dan mempercepat layanan untuk memenuhi kebutuhan nasabah di bidang asuransi,” kata Director of In-Branch Channel AXA Mandiri, Henky Oktavianus di Denpasar.

Dia menjelaskan, kantor layanan di Denpasar ini merupakan kantor layanan ketujuh setelah Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan dan Palembang. Di Denpasar, Axa Mandiri memilih membuka kantor layanan di Rumah Sakit Kasih Ibu.

Pembukaan kantor layanan dengan lokasi di rumah sakit merupakan yang kedua setelah sebelumnya Axa Mandiri menghadirkan kantor layanan di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta. Dipilihnya RS Kasih Ibu Denpasar didasarkan pada sejumlah pertimbangan, di antaranya dikarenakan lokasi yang strategis sehingga mudah dijangkau oleh nasabah.

Selain itu, RS Kasih Ibu juga menyediakan pelayanan kesehatan yang lengkap, canggih dan berkualitas. Henky mengaku optimis dengan penetrasi asuransi di Bali lantaran telah memiliki 25.000 nasabah di Bali hingga Agustus 2018 dengan rata-rata ada penambahan 40 nasabah baru per harinya.

Menurut dia, kesadaran masyarakat yang tinggi tentang asuransi membuat pertumbuhan nasabah di Bali cukup tinggi dibanding kota lain di Indonesia. "Jadi jauh lebih mudah di Bali kan karena ada kebutuhan upacara ngaben, tentu perlu biaya besar, karena pemahaman di sini lebih baik, penetrasinya lebih tinggi daripada kota lain," jelasnya.

Menurutnya, di sektor jasa keuangan, potensi Bali sangat baik. Berdasarkan laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2016, tingkat literasi keuangan di Bali sebesar 37,5% atau di atas rata-rata nasional 29,7%. Tingkat inklusi keuangan Bali juga berada di level 76%, di atas rata-rata nasional yang sebesar 67,8%.

Perekonomian di Bali pada triwulan II/2018 juga tumbuh 6,08% dibanding periode sama tahun lalu. Kondisi ini lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,27%.
(akr)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak