alexametrics

Dapat Dana Rp31,5 Triliun, Hutama Karya Kebut Tol Trans Sumatera

loading...
Dapat Dana Rp31,5 Triliun, Hutama Karya Kebut Tol Trans Sumatera
Progres penyelesaian Jalan Tol Trans-Sumatera terus dikebut, setelah PT Hutama Karya (Persero) atau HK kembali mendapat dukungan dana dari pihak perbankan dan keuangan. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Progres penyelesaian Jalan Tol Trans-Sumatera terus dikebut. Untuk mewujudkannya sesuai target waktu, PT Hutama Karya (Persero) atau HK kembali mendapat dukungan dana dari pihak perbankan dan keuangan dengan total nilai Rp31,5 Triliun.

Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero), Bintang Perbowo menjelaskan bahwa pihaknya mendapatkan dukungan pembiayaan untuk penyelesaian tiga ruas Jalan Tol Trans-Sumatera, yaitu ruas Pekanbaru-Dumai, ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang serta ruas Pematang Panggang-Kayu Agung.



“Dengan target waktu penyelesaian yang semakin dekat, Alhamdulillah kami mendapat dukungan pembiayaan dari perbankan untuk ruas Pekanbaru – Dumai sebesar 16,8 Triliun dan ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang serta ruas Pematang Panggang – Kayu Agung sebesar 14,4 Triliun,” ujar  Bintang dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (13/10).

Dukungan pembiayaan tersebut dikukuhkan ke dalam tiga Perjanjian Kredit. Perjanjian Kredit yang pertama adalah untuk memenuhi pembiayaan dua ruas jalan tol yaitu ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang serta ruas Pematang Panggang – Kayu Agung dengan kreditur sindikasi perbankan dan keuangan PT Bank Mandiri (Persero), Tbk., PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk., PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk., PT CIMB Niaga, Tbk., serta PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebesar Rp14,4 Triliun.

Perjanjian kredit selanjutnya dilakukan antara PT Hutama Karya (Persero) dengan PT Bank Mega, Tbk. untuk memenuhi pembiayaan proyek Jalan Tol Trans-Sumatera ruas Pekanbaru-Dumai sebesar Rp 12,3 Triliun. Selain itu, proyek ini juga mendapatkan dukungan pembiayaan lain melalui skema monetisasi Jalan Tol Akses Tanjung Priok oleh PT Permata Bank, Tbk., PT Bank ICBC Indonesia, dan MUFG Bank, Ltd. (Jakarta Branch), serta PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dengan nilai Rp4,5 Triliun.

Direktur Keuangan Hutama Karya, Anis Anjayani mengutarakan, bahwa penandatanganan Perjanjian Kredit ini menunjukkan dukungan berbagai pihak, baik itu BUMN maupun swasta berskala nasional dan internasional terhadap pogram pemerintah untuk percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia, khususnya Jalan Tol Trans Sumatera.

Ia pun menjelaskan bahwa keberadaan Jalan Tol Trans Sumatera inidapat memberikan manfaat yang cukup besar bagi transportasi logistik dan mobilitas masyarakat di wilayah Pulau Sumatera. Hal ini dikarenakan semakin singkatnya waktu tempuh perjalanan yang akan membantu menurunkan biaya logistik produk unggulan serta hasil bumi sehingga sumber daya tersebut dapat terdistribusi dengan baik dengan waktu yang cepat disertai biaya yang terjangkau.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak