alexametrics

Dolar Masih Perkasa, Produsen Makanan Belum Berencana Naikkan Harga

loading...
Dolar Masih Perkasa, Produsen Makanan Belum Berencana Naikkan Harga
PT Madusari Nusaperdana salah satu produsen makanan olahan sosis saat menggelar silaturrahmi bersama mitra usaha di Mason Pine Hotel, Padalarang, KBB, belum berencana menaikan harga meskipun kurs dollar sudah menembus di atas Rp15.000. Foto/SINDOnews/Adi
A+ A-
BANDUNG - Meskipun nilai tukar rupiah terhadap dolar masih lemah, namun produsen makanan olahan yang berbahan baku impor belum berencana akan menaikkan harga produknya. Mereka tidak mau mengganggu stabilitas pasar dengan masih bertahan pada harga jual lama dan tetap fokus pada peningkatan kualitas termasuk diversifikasi produknya.

"Hingga kini meski dollar masih di atas Rp15.000 kami belum berpikir untuk menaikkan harga jual produk. Meski diakui bahan baku daging yang kami import sangat terdampak dengan naiknya nilai tukar dollar terhadap rupiah ini," terang Chief Operating Officer (COO) PT Madusari Nusaperdana, Monawati Sugiarto didampingi GM PT Mitra Periangan Persada (distributor wilayah Jabar), Tonidi Lindarjono usai Silaturrahmi Bersama Mitra Usaha Kimbo 2018, di Mason Pine Hotel, Padalarang, KBB.

Menurutnya, PT Madusari Nusaperdana yang bergerak di bidang manufaktur produsen daging olahan sejak berdiri tahun 1995 fokus kepada produk makanan sosis. Perusahaannya menjadi salah satu produsen daging olahan yang inovatif berupa sosis siap makan dengan brand Kimbo Reddi. Produk sosis siap makan dengan segmentasi anak-anak dan dewasa ini ada yang dijual satuannya Rp1.000 dan belum ada rencana kenaikan harga.

National Sales Promotion Manager PT Madusari Nusaperdana, Gani Wijaya menambahkan kesuksesan pendistribusian produk ini terutama di Jawa Barat tak lepas dari para peran distributornya dan mitra Kimbo. Dia juga menegaskan beberapa tahun terakhir, kehadiran Kimbo reddi sebagai pelopor "sosis panjang dan enak" semakin diterima anak-anak. Terbukti market sharenya setiap tahun tumbuh hingga 25%, dan kontribusi di Jawa Barat salah satu yang terbaik.

"Produk kami sudah ada di pasar-pasar, warung perumahan, supermarket, hingga minimarket. Jadi, sangat mudah ditemukan karena tersebar ke seluruh Jabar dengan total sebanyak 22 distributor," ucapnya.

Produk Manager Kimbo Reddi, Mohamad Ali menyebutkan varian sosis rasa ikan menjadi salah satu varian yang ditawarkan pihaknya dalam mendukung program pemerintah, agar warga masyarakat gemar mengonsumsi ikan.

Diharapkan ini bisa menjadi cara dalam bentuk dukungan ke program pemerintah untuk gemar memakan ikan, sehingga mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang sehat dan berkualitas. "Kami juga berusaha menyelaraskan inovasi produk kami dengan program pemerintah. Salah satunya melalui produk sosis rasa ikan bagi anak-anak," sebutnya.
(akr)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak