alexametrics

CIMB Niaga Tawarkan Sukuk Mudharabah dan Obligasi Subordinasi

loading...
CIMB Niaga Tawarkan Sukuk Mudharabah dan Obligasi Subordinasi
CIMB Niaga melakukan penawaran Umum Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Bank CIMB Niaga Tahap I Tahun 2018 serta Obligasi Subordinasi III Bank CIMB Niaga Tahun 2018. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) melakukan penawaran Umum Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Bank CIMB Niaga Tahap I Tahun 2018 serta Obligasi Subordinasi III Bank CIMB Niaga Tahun 2018. Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap I dengan nilai pokok Rp500 miliar merupakan bagian dari Penawaran Umum Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Bank CIMB Niaga dengan target dana Rp4 triliun.

Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M. Siahaan mengatakan, dana yang diperoleh setelah dikurangi biaya-biaya emisi seluruhnya akan digunakan untuk mendukung pertumbuhan bisnis Unit Usaha Syariah CIMB Niaga. "Dalam hal ini utamanya untuk penyaluran pembiayaan syariah," kata Tigor saat Public Expose Tahun 2018 Penawaran Umum Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Bank CIMB Niaga Tahap I Tahun 2018 serta Obligasi Subordinasi III Bank CIMB Niaga Tahun 2018 di Jakarta, Senin (15/10/2018).

Sukuk tersebut ditawarkan dengan tiga seri yakni seri A dengan kupon sukuk Mudharabah 7,60%-8,60% memiliki tenor 370 hari. Lalu seri B dengan kupon sukuk Mudharabah 8,60%-9,60% dengan jangka waktu 3 tahun dan seri C dengan kupon sukuk Mudharabah sebesar 8,75%-9,75% dengan jangka waktu 5 tahun.

"Sukuk Mudharabah CIMB Niaga mendapat peringkat idAAA(sy) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia. Dan kami berharap pasar akan menyambut baik aksi korporasi ini," imbuhnya. Adapun Obligasi Subordinasi III Bank CIMB Niaga Tahun 2018 diterbitkan dengan nilai pokok sebesar Rp100 miliar.

Direktur Strategy and Finance CIMB Niaga Wan Razly mengungkapkan, dalam aksi korporsi ini, perseroan menawarkan dua seri yakni seri A dengan kupon obligasi 9,35%-10,35% dan memiliki tenor sebesar 5 tahun. Sedangkan seri B memiliki tenor 9,85%-10,85% dengan tenor 7 tahun.

"Penerbitan obligasi ini merupakan strategi kami untuk memperpanjang tenor pendanaan hingga 5 sampai 7 tahun," ujar Razly. Selain itu, inisiatif ini juga untuk memenuhi POJK Nomor 14/POJK.03/2017 terkait Rencana Aksi atau Recovery Plan guna menjaga ketahanan permodalan serta mendukung pertumbuhan kredit.

Adapun total kredit bruto yang disalurkan per 30 Juni 2018 mencapai Rp185,7 triliun. "Dengan penerbitan obligasi ini diharapkan bisa dukung pertumbuhan loan kita. Hingga akhir tahun 2018, diproyeksi kredit CIMB NIAGA bisa naik sekitar 3%," ungkap dia.

Dalam penerbitan Sukuk dan Obligasi Subordinasi ini, CIMB Niaga menunjuk tiga perusahaan sebagai penjamin emisi yaitu PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, PT Mandiri Sekuritas, dan Sucor Sekuritas. Sedangan yang bertindak sebagai wali amanat adalah PT Bank Permata Tbk.

Perseroan menjadwalkan masa bookbuilding Sukuk dan Obligasi Subordinasi tersebut pada 15-26 Oktober 2018 dan penjatahan pada 13 November 2018. Adapun pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) direncanakan pada 16 November 2018.
(akr)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak