alexametrics

Makassar Siap Jalankan Pembangunan Revolusi Industri 4.0

loading...
Makassar Siap Jalankan Pembangunan Revolusi Industri 4.0
Presiden Jokowi dalam acara Temu Karya Nasional Teknologi Tepat Guna ke-20 dan Pekan Inovasi Desa/Kelurahan 2018. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Percepatan pembangunan di era Revolusi Industri 4.0 sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) siap dijalankan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Hal ini disampaikan Walikota Makassar, Moh. Ramdhan "Danny" Pomanto saat Temu Karya Nasional Teknologi Tepat Guna ke-20 dan Pekan Inovasi Desa/Kelurahan (PINDesKel) 2018.

"Apa yang dipaparkan Bapak Presiden, saya kira sudah selaras dengan apa yang kita gagas dan sudah laksanakan, seperti penyesuaian dengan Revolusi Industri 4.0 itu, jauh hari sudah kita laksanakan," ungkap Danny Pomanto di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bali.

Lebih lanjut, ia memaparkan sejumlah program yang mendorong percepatan pembangunan dan perkembangan di Kota Makassar. "Kita sudah IoT (Internet of Things), dengan sistem Sombere' and Smartcity kita, begitu juga dengan Smart RT/RW dan beberapa program lain dalam upaya mendukung percepatan pembangunan di Makassar," jelasnya.

Dia mengaku, terobosan pembangunan yang dipaparkan RI 1 merupakan langkah yang tepat. Pasalnya, di era yang serba cepat membutuhkan penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara tepat.

"Bapak Presiden sudah menguasai betul persoalan yang tengah Indonesia hadapi, sekaligus tadi banyak memberikan terobosan untuk mengatasinya. Salah satunya itu tadi," ujarnya dalam keterangan yang diterima SINDOnews di Jakarta, Senin (22/10/2018).

Dalam kegiatan yang digelar Kementerian Dalam Negeri bersama Kementerian Desa dan PPDT ini, Danny Pomanto tidak sendiri. Dia didampingi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Sekkot Makassar, Iskandar Lewa dan ratusan Ketua LPM Kelurahan se-Kota Makassar.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak