alexametrics

Indef: BI Akan Menahan Suku Bunga

loading...
Indef: BI Akan Menahan Suku Bunga
Indef memperkirakan BI tetap mempertahankan suku bunga. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Para ekonom meragukan Bank Indonesia bakal kembali menaikkan suku bunga acuan meski The Fed memberi sinyal tetap mengerek suku bunga AS secara bertahap di tahun ini. Sebelumnya, September kemarin, BI sudah mendongkrak suku bunga hingga di level 5,75%. Indef memperkirakan BI tetap mempertahankan suku bunga acuan di 5,75%.

Pengamat dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara menerangkan, bahwa BI tidak akan menaikan suku bunga yang dinilai temporer dalam menstabilkan rupiah.

"Kemungkinan besar BI akan menahan kenaikan bunga saat ini. Baru pada Desember nanti, ketika Fed rate naik 25 bps, BI ikut naikan 7days reponya. Sejauh ini rupiah perlahan menguat meskipun masih diatas Rp15.180. Harga minyak mentah dunia yang menurun, sebelumnya sempat diatas USD86 per barel. Ini menguntungkan Indonesia," ujar Bhima saat dihubungi oleh SINDOnews di Jakarta, Selasa (23/10/2017).



Bhima menerangkan, kekhawatiran naiknya kebutuhan valas karena pelebaran defisit migas bisa ditahan sementara waktu dengan suku bunga. Serta Kondisi geopolitik yang sempat tegang akibat pembunuhan wartawan Saudi mulai mereda yang membuat ekonomi global tidak terlalu bergejolak.

"BI sampai November akan lebih menggunakan instrumen Cadev untuk stabilisasi kurs.Jadi bulan Desember nanti, BI akan naikan 25 bps. Tahun depan bisa 3-4 kali 7days repo rate naik seiring kenaikan Fed rate. BI masih wait and see pergerakan bunga acuan AS," katanya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak