Desa BRILian Benteng, Hidupkan Ekonomi Warga lewat Potensi Lokal
Kamis, 28 Maret 2024 - 11:14 WIB
loading...
A
A
A
Di desa yang terletak di Ciampea, Kabupaten Bogor itu banyak destinasi wisata yang dapat memberikan pengalaman baru untuk pengunjung. Sebab, di sana wisata merasakan sensasi Benteng river tubing, mengunjungi berbagai kampung potensial, dan sampai menengok Jembatan Gantung Benteng Cisadane. "Untuk kunjungan ke Desa Wisata mulai Rp250 ribu sampai dengan Rp300 ribuan. Perbedaan kelengkapan paket," ucapnya.
Makin Berkembang Setelah Bergabung dengan Desa BRILian
Pada 2021, Desa Wisata Benteng mulai menjadi bagian dari Desa BRILian. Tujuannya agar desa itu makin berkembang dan maju agar taraf hidup masyarakat desa menjadi lebih baik. "Tahun 2021 ikut Desa BRILian. Kami mendapatkan pengembangan dan pendampingan dari BRI terkait pengelolaan desa," ucapnya.
Wahyu mengatakan desanya baru mendapatkan sertifikat Desa BRILian dan hibah pada 2022. Capaian itu setelah menjalani seleksi ketat karena hanya ada lima desa dari 500 yang mengikuti tahapan seleksi agar mendapatkan dana hibah dari BRI. "Dana hibah kami gunakan untuk melengkapi kebutuhan dalam pengembangan desa dan UMKM," ujarnya.
Baca Juga: Vladimir Putin: Klaim Rusia Akan Serang NATO Itu Nonsense!
Dia mengatakan warga desa dan pelaku UMKM pun makin produktif setelah menjadi bagian dari Desa BRILian. Sebab, desanya dan pelaku UMKM rutin mengikuti kegiatan BRI. "Perkembangan desa sangat bagus. UMKM dapat mendalami skill mereka lewat pelatihan dari BRI. Itu berdampak positif karena pemesanan produk makin banyak," ucapnya.
Makin Berkembang Setelah Bergabung dengan Desa BRILian
Pada 2021, Desa Wisata Benteng mulai menjadi bagian dari Desa BRILian. Tujuannya agar desa itu makin berkembang dan maju agar taraf hidup masyarakat desa menjadi lebih baik. "Tahun 2021 ikut Desa BRILian. Kami mendapatkan pengembangan dan pendampingan dari BRI terkait pengelolaan desa," ucapnya.
Wahyu mengatakan desanya baru mendapatkan sertifikat Desa BRILian dan hibah pada 2022. Capaian itu setelah menjalani seleksi ketat karena hanya ada lima desa dari 500 yang mengikuti tahapan seleksi agar mendapatkan dana hibah dari BRI. "Dana hibah kami gunakan untuk melengkapi kebutuhan dalam pengembangan desa dan UMKM," ujarnya.
Baca Juga: Vladimir Putin: Klaim Rusia Akan Serang NATO Itu Nonsense!
Dia mengatakan warga desa dan pelaku UMKM pun makin produktif setelah menjadi bagian dari Desa BRILian. Sebab, desanya dan pelaku UMKM rutin mengikuti kegiatan BRI. "Perkembangan desa sangat bagus. UMKM dapat mendalami skill mereka lewat pelatihan dari BRI. Itu berdampak positif karena pemesanan produk makin banyak," ucapnya.
Lihat Juga :