alexametrics

Kepala BKPM Ungkap Proyek Kerja Sama One Belt One Road Tertunda

loading...
Kepala BKPM Ungkap Proyek Kerja Sama One Belt One Road Tertunda
Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong mengungkapkan, bahwa proyek kerja sama yang diinisiasi dalam One Belt One Road (OBOR) terpaksa tertunda. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong mengungkapkan, bahwa proyek kerja sama yang diinisiasi dalam One Belt One Road (OBOR) terpaksa tertunda. Hal ini karena tidak ada kebijakan yang mendukung investasi tersebut terealisasi.

Dia mengatakan, kebijakan yang pro investasi saat ini sudah sangat mendesak untuk dikeluarkan. Hal ini agar tidak ada pelemahan yang lebih parah dari tahun ini.

"Contoh, baik karena faktor internal atau ekstenal, harus diakui proyek yang dicanangkan dalam kerja sama One Belt One Road itu tertunda. Dan itu proyeknya kebetulan skalanya besar. Bibit yang kita tanam waktu Presiden ke icing tahun lalu menghadiri OBOR. Sayangnya tahun ini masih belum bisa direalisasi," katanya di Gedung BKPM, Jakarta, Selasa (30/10/2018).



Dari sisi eksternal, sambung Tom, harus diakui proyek OBOR saat ini mengalami kesulitan hebat. Salah satu yang paling nyata adalah ketika Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad membatalkan kerja sama di proyek OBOR yang bernilai puluhan miliar dolar.

"Ini peluang untuk kita reevaluasi dan memperbaiki desain maupun parameter proyek tersebut. Pemerintah masih komit dan mendukung serta tetap antusias mengenai OBOR inisiatif. Tapi tahun ini harus diakui belom jalan. Tapi contoh untuk kita bisa mulai eksekusi tahun ini supaya tahun depan jalan. Kalau sudah jelas, kita bisa melihat lompatan yang besar karena ini skalanya besar," tandasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak