alexametrics

Sri Mulyani Resmi Jual Surat Utang Syariah

loading...
Sri Mulyani Resmi Jual Surat Utang Syariah
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, berupaya terus meningkatkan investasi dalam penjualan sukuk. Foto/Rina Anggraeni
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi meluncurkan instrumen Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ritel kepada investor individu secara online (e-SBN), yaitu instrumen Sukuk Negara Tabungan seri ST-002. Hal ini dalam upaya mendukung pendalaman pasar keuangan domestik.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, berupaya terus meningkatkan investasi dalam penjualan sukuk. "Kita minta kerja sama kepada lembaga keuangan untuk membuka lebih banyak dan lebih besar investor based yang baru terutama, sehingga familiar dengan instrumennya volume investasinya lebih besar. Kerja sama dengan institusi, OJK dan Bank Indonesia menjadi penting juga," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (1/11/2018).

Sebagai informasi, tujuan penerbitan ST-002 secara online yakni untuk mempermudah akses masyarakat berinvestasi di SBSN ritel, memperluas basis investor dalam negeri dengan menyediakan alternatif investasi dan mendukung terwujudnya keuangan inklusif serta memenuhi sebagian pembiayaan APBN 2018.



Dengan mengusung tagline "Raih Manfaat Mudah Berinvestasi" dan tagar #JadiLebihBijak, Pemerintah memberikan kesempatan kepada setiap Warga Negara lndonesia untuk dapat berinvestasi pada ST-002 dan sekaligus memiliki kesempatan berpartisipasi dalam mendukung pembangunan nasional.

Proses pemesanan pembelian ST-002 secara online dilakukan melalui 4 tahap yakni pertama, registrasi/pendaftaran, pemesanan, selanjutnya pembayaran dan setelmen/konfimasi. Pemesanan pembelian disampaikan melalui sistem elektronik yang disediakan Mitra Distribusi yang memiliki intertace dengan sistem e-SBN. Sebelum melakukan pemesanan pembelian, setiap calon investor kiranya telah memahami Memorandum lnformasi ST- 002 yang akan dirilis pada tanggal 1 November 2018.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak