alexametrics

Nilai Kapitalisasi IHSG Sepekan Ini Turun 0,54%

loading...
Nilai Kapitalisasi IHSG Sepekan Ini Turun 0,54%
Bursa Efek Indonesia. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Selama sepekan, periode perdagangan 5-9 November 2018, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat nilai kapitalisasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menurun 0,54% menjadi Rp6,64 triliun berbanding Rp6,68 triliun di pekan sebelumnya. "Pada perdagangan periode 5-9 November 2018, IHSG mencatat perubahan sebesar 0,54% ke level 5.874,15 dari 5.906,29 pada pekan sebelumnya," ujar pernyataan resmi BEI yang diterima SINDOnews di Jakarta, Sabtu (10/11/2018).

Untuk frekuensi transaksi harian mengalami peningkatan 7,35% menjadi 392,50 ribu kali transaksi berbanding 365,61 ribu transaksi pada pekan sebelumnya. Data perdagangan harian lainnya, seperti rata-rata volume transaksi mengalami perubahan sebesar 7,13% menjadi 8,76 miliar unit saham dari 9,44 miliar unit saham pada sepekan sebelumnya.

Begitu pula dengan rata-rata nilai transaksi harian BEI yang mengalami perubahan 1,89% menjadi Rp8,01 triliun dari Rp8,16 triliun pada penutupan pekan lalu. Investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp3,78 miliar di sepanjang pekan ini dan investor asing sepanjang tahun 2018 telah mencatatkan jual bersih Rp48,46 triliun.

Selain itu, pada Jumat (9/11), BEI mencatatkan Obligasi Eximbank IV Tahap II Tahun 2018 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan Indonesia Eximbank I Tahap II Tahun 2018 yang diterbitkan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, dengan nominal masing-masing Rp1,004 triliun dan Rp630,5 miliar.

Hasil ini membuat emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2018 sebanyak 81 Emisi dari 48 Perusahaan Tercatat dengan nilai Rp98,88 triliun.

Dengan pencatatan ini maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 375 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp421,36 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 114 Perusahaan Tercatat. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 95 seri dengan nilai nominal Rp2.322,66 triliun dan USD200 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 11 emisi senilai Rp10,02 triliun.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak