alexametrics

BI: Pembiayaan dari Pasar Modal Menurun

loading...
BI: Pembiayaan dari Pasar Modal Menurun
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengumumkan pembiayaan ekonomi melalui pasar modal, penerbitan saham (IPO dan rights issue), obligasi korporasi, Medium Term Notes (MTN) dan Negotiable Certificate of Deposit (NCD) selama Januari hingga September 2018 mencapai Rp168,1 triliun gross.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, angka ini turun dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp205,9 triliun gross.

"Pembiayaan ekonomi dari pasar modal tercatat Rp168,1 triliun secara gross, lebih rendah dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp205,9 triliun secara gross," ujarnya di Jakarta, Kamis (15/11/2018).

Dengan perkembangan tersebut, Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan kredit 2018 sekitar 12% (yoy). Sementara, pertumbuhan DPK diprakirakan sekitar 8% (year on year/yoy).

"Bank Indonesia akan terus memantau kecukupan dan distribusi likuiditas di perbankan agar tetap konsisten dengan upaya turut menjaga stabilitas sistem keuangan," katanya.

Perry menjelaskan, stabilitas sistem keuangan tetap terjaga disertai intermediasi perbankan yang meningkat dan risiko kredit yang terkelola dengan baik. Rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) perbankan terjaga pada tingkat yang aman mencapai 22,9%.

Rasio likuiditas (AL/DPK) juga terjaga sebesar 19,2% pada September 2018, meningkat dibandingkan posisi Agustus 2018 sebesar 18,3%.

Selain itu, rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) tetap rendah yaitu sebesar 2,7% gross atau 1,2% net. Dari fungsi intermediasi, pertumbuhan kredit pada September 2018 tercatat sebesar 12,7% yoy, lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 12,1% yoy.

Adapun pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada September 2018 sebesar 6,6% yoy, sedikit menurun dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 6,9% yoy.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak