alexametrics

REI Minta BI Tidak Terus Menerus Menaikkan Suku Bunga

loading...
REI Minta BI Tidak Terus Menerus Menaikkan Suku Bunga
REI meminta BI tidak terus menerus menaikkan suku bunga karena bisa berdampak ke sektor properti. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Bank Indonesia pada Kamis (15/11/2018) kembali menaikkan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo sebesar 25 basis poin menjadi 6%. Ini merupakan kenaikan suku bunga ke-6 sepanjang tahun ini.

Kenaikan ini dikhawatirkan berdampak ke sektor riil, termasuk properti. Lantas bagaimana pendapat Real Estate Indonesia? Sekretaris Jenderal DPP REI, Totok Lusidanini, mengatakan bahwa sektor properti sejauh ini belum terpengaruh. Meski demikian, pihaknya akan mengantisipasi keniakan suku bunga yang ditetapkan oleh BI.

"Sejauh ini belum berpengaruh, karena bank cukup membantu kami dalam NPL (non performing loan) mereka. Jadi seperti yang saya katakan, kenaikan itu karena mengantisipasi ketidakpastian global imbas perang dagang Amerika Serikat dan China. Jadi kok kita yang pusing, ya jelas tidak," ujar Totok di Jakarta, Sabtu (17/11/2018).



Meski sejauh ini belum berdampak signifikan, ia meminta agar pemerintah tidak terus menerus menaikkan suku bunga. Karena dikhawatirkan bisa membebani pertumbuhan sektor properti.

"Memang sejauh ini belum berdampak. Tetapi ada kekhawatiran jika terus menerus naik, bisa berdampak ke kami (sektor properti)," terangnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak