alexametrics

Laju IHSG Awal Pekan Masih Akan Melaju Positif, Intip Saham Ini

loading...
Laju IHSG Awal Pekan Masih Akan Melaju Positif, Intip Saham Ini
Laju IHSG pada perdagangan awal pekan hari ini diperkirakan bakal bergerak melanjutkan tren positif dalam kisaran level 5.868 hingga 6.123. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan hari ini diperkirakan bakal bergerak melanjutkan tren positif. Pagi ini IHSG diprediksi berada dalam kisaran level 5.868 hingga 6.123.

Lebih lanjut Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menjelaskan, IHSG mengawali pekan yang pendek masih terlihat terus berusaha menggeser rentang konsolidasi ke arah yang lebih baik. "Stabilnya nilai tukar ditambah dengan kuatnya fundamental perekonomian dalam negeri turut menopang pola gerak IHSG hingga beberapa waktu mendatang," ujarnya di Jakarta, Senin (19/11/2018).

Lebih lanjut Ia William menyampaikan, terus adanya capital inflow yang terjadi secara berkelanjutan akan dapat mendongkrak IHSG. "Ini untuk dapat kembali menuju level tertinggi sepanjang masa nya dalam beberapa waktu mendatang, hari ini IHSG berpotensi menguat," pungkasnya.

Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan pada perdagangan hari ini yakni PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP), PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) serta PT Gudang Garam Tbk. (GGRM). Selanjutnya saham lain yang juga patut dicermati yakni PT H.M. Sampoerna Tbk. (HMSP), PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF), TLKM, AKRA, SCMA dan PT Total Bangun Persada Tbk. (TOTL).

Sebelumnya bursa saham Tanah Air berhasil mendarat di zona hijau pada akhir pekan, dengan bertambah 56,61 alias 0,95% untuk meroket hingga kembali menyentuh level 6.012,35. Ini merupakan pencapaian tertinggi setelah 3 bulan, dimana terakhir kali yaitu 31 Agustus 2018, IHSG ditutup 6.018,46.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak