alexametrics

Aliran Modal Mulai Masuk, BI Tekankan Rupiah Dalam Tren Positif

loading...
Aliran Modal Mulai Masuk, BI Tekankan Rupiah Dalam Tren Positif
Meski pagi ini, rupiah tergelincir. BI menyatakan, nilai tukar rupiah lawan dolar Amerika Serikat (USD) masih sangat baik seiring masuknya aliran modal asing. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masih sangat baik meski pagi ini, rupiah dibuka tergelincir setelah kemarin sempat membaik untuk menunjukkan sinyal perlawanan versus USD. Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo mengatakan, kalau melihat gambaran pagi tadi pagi rupiah dibuka sekitar Rp14.600/USD. Sehingga, sudah menguat meninggalkan level Rp15.000/USD.

"Masih sangat baik, masih postif. Artinya indikator yang paling singkat bagaimana asing lihat kepercayaan kepada Indonesia adalah aliran modal masuk," ujarnya di Jakarta, Rabu (21/11/2018).

Sambung dia menjelaskan, dari 1 November sampai dengan 12 November lalu itu dana asing masuk kurang lebih ekuivalen Rp24 triliun hingga Rp25 triliun. Aliran tersebut melalui berbagai instrumen. "Itu terjadi sampai Jumat lalu. Itu masuk melalu SBN maupaun ekuitas saham-saham," terang dia.

Menurut Dody, ini artinya ini berbalik dari yang terjadi bulan-bulan sebelumnya. Saat ini dinilainya mulai terbentuk kepercayaan dari investor terhadap Indonesia. "Memang banyak faktor yang membentuk ini karena Indonesia tidak sendirian. Rupiah terapresiasi year to date menjadi 8% dari sebelumnya 11%, menguat cukup tajam," pungkasnya.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka tergelincir menjadi Rp14.618/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah kembali menyusut dibandingkan posisi perdagangan awal pekan, kemarin di level Rp14.586/USD.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak