alexametrics

Osaka Terpilih Jadi Tuan Rumah World Expo 2025

loading...
Osaka Terpilih Jadi Tuan Rumah World Expo 2025
Ketua Keindanren Sadayuki Sakakibara (dua dari kiri) dan delegasi Jepang menyambut gembira terpilihnya Osaka menjadi tuan rumah World Expo 2025. Foto/Kyodo
A+ A-
PARIS - Sejak pertama kali diselenggarakan tahun 1851 di London, Inggris, World Expo terus berkembang, dari semula ajang pameran industri, kini menjadi ajang pameran industri, pertanian, seni dan budaya. Hingga tahun 1970, World Expo selalu diadakan di Eropa dan Amerika Serikat, paling di luar itu adalah Melbourne, Australia pada 1881.

Tahun 1970, untuk pertama kalinya World Expo diadakan di Asia, yaitu di Kota Osaka, Jepang. Dan setelah 48 tahun, Kota Osaka kembali terpilih untuk menyelenggarakan World Expo tahun 2025, menyingkirkan nominasi lain yaitu Ekaterinburg di Rusia dan ibukota Azerbaijan, Baku.

Melansir dari Nikkei Asian Review, Minggu (25/11/2018), Biro International des Expositions yang bermarkas di Paris, Prancis, dalam sidangnya melakukan pemungutan suara tuan rumah World Expo 2025. Dari 170 negara anggota, Osaka meraih 85 suara di babak pertama. Lantas di babak kedua melawan wakil Rusia, Osaka mengantongi 92 suara dan dinyatakan sebagai pemenang.



Terakhir kali Jepang terpilih menjadi tuan rumah World Expo adalah di tahun 2005 dengan Prefektur Aichi menjadi kota penyelenggara. Jepang dinilai panitia memiliki kemampuan operasional yang tinggi untuk menggelar event berkelas dunia ini.

Pemerintah Jepang menilai menjadi tuan rumah World Expo bisa menghasilkan manfaat ekonomi sebesar 2 triliun yen atau setara USD17,7 miliar. Apalagi dari sisi fasilitas, mereka akan menggelar Olimpiade Tokyo dan Paralimpiade pada musim panas tahun 2020.

Konsep Osaka untuk World Expo 2025 adalah "laboratorium hidup", dimana Jepang akan menampilkan teknologi modern berbasis artificial intelligent dan virtual reality. Berlangsung mulai 3 Mei hingga 3 November, acara berdurasi 185 hari tersebut bakal diikuti 150 negara dan menargetkan 28 juta pengunjung, baik dari Jepang maupun luar negeri.

Sekretaris Jenderal Biro International des Expositions, Vicente Loscertales, mengatakan World Expo 2025 di Osaka akan menciptakan masyarakat masa depan untuk mengatasi tantangan global dalam upaya membangun komunitas internasional.

Dengan terpilihnya Osaka, akan mempercepat pembangunan pulau buatan Yumeshima di Osaka Bay. Selain itu akan mempercepat proyek-proyek infrastruktur di sana. Konstruksi untuk acara ini akan menelan biaya sekitar 125 miliar yen. Dana ini akan dibagi rata antara pemerintah pusat, pemerintah prefektur Osaka dan swasta.

Komite World Expo Osaka 2025 dipimpin oleh mantan Presiden Toray Industries, Sadayuki Sakakibara, yang sekarang menjabat Ketua Kehormatan Federasi Bisnis Jepang alias Keindanren. Sadayuki mencalonkan Osaka menjadi tuan rumah ke BIE pada April 2017.

Kekalahan Ekaterinburg Rusia dan Baku Azerbaijan memupus impian kedua negara untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah. Padahal Presiden Rusia Vladimir Putin terus mempromosikan negaranya menjadi tuan rumah acara internasional, seperti keberhasilannya menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 2014 dan Piala Dunia FIFA 2018. Satu-satunya negara bekas pecahan Uni Soviet yang berhasil menjadi tuan rumah World Expo adalah Astana di Kazakhstan pada 2017.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak