alexametrics

QNET Berdayakan Perekonomian Lokal

loading...
QNET Berdayakan Perekonomian Lokal
CEO QNET, Trevor Kuna dan brand ambassador Eternaleaf Christine Hakim. Foto/Dok.QNET
A+ A-
JAKARTA - Perusahaan penjualan langsung QNET, memperluas varian produk yang dijual dengan dengan menghadirkan produk asli dari Indonesia. Perusahaan ini telah melakukan tes pasar selama 3 bulan pada produk terbaru, yaitu Eternaleaf. Eternaleaf merupakan produk perawatan rambut dan tubuh yang terbuat dari minyak buah merah asli Papua. Selama kurun waktu tiga bulan tersebut, Eternaleaf mendapatkan sambutan yang meriah di pasar QNET Indonesia.

"Dengan menggunakan sistem direct selling dan jaringan e-commerce yang dimiliki QNET, kami yakin dan optimistis kedepannya, produk lokal asli Indonesia ini dapat dipasarkan secara global. Selain itu kami merasa bangga buah merah Papua hanya dapat tumbuh dan berbuah dengan baik di tanah Papua," jelas CEO QNET, Trevor Kuna dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/11/2018).

Christine Hakim, salah satu brand ambassador Eternaleaf, mengatakan Eternaleaf adalah produk pertama di Indonesia yang mengangkat warisan budaya dan kekayaan alam Papua. Produk Eternaleaf yang diluncurkan terdiri dari 4 jenis produk perawatan tubuh, yaitu body bath (sabun mandi), body lotion (pelembab kulit), shampoo dan kondisioner.



QNET adalah salah satu perusahaan penjualan langsung terkemuka di Asia yang menawarkan berbagai macam produk kesehatan, kebugaran, dan gaya hidup yang memungkinkan orang untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Model bisnis QNET telah membantu memberdayakan jutaan wirausaha di lebih dari 100 negara di seluruh dunia.

QNET berkantor pusat di Hong Kong dan telah hadir di lebih dari 25 negara di seluruh dunia melalui anak perusahaan, kantor cabang, kemitraan agen, dan pemegang waralaba. Di Indonesia, QNET memiliki 3 kantor perwakilan yang berlokasi di Jakarta, Surabaya, dan Bali.

QNET adalah mitra bisnis dari Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI), Malaysia, Singapura, Filipina, dan Uni Emirat Arab, serta Asosiasi Makanan Kesehatan Hong Kong dan Asosiasi Industri Suplemen Kesehatan Industri Singapura.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak