alexametrics

AS-China Sepakati Gencatan Perang Dagang

loading...
AS-China Sepakati Gencatan Perang Dagang
AS-China sepakat menggelar gencatan perang dagang dan berdialog lebih lanjut untuk mencapai kesepakatan yang lebih baik. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Amerika Serikat (AS) dan China menyepakati gencatan atas perang dagang setelah kedua pemimpin negara masing-masing bertemu dan mengadakan pembicaraan di Argentina akhir pekan ini. Presiden AS Donald Trump dan Presiden Xi Jinping menegaskan, tidak ada kenaikan tarif mulai 1 Januari 2019.

Trump berjanji akan membiarkan tarif atas barang impor asal China sennilai USD200 miliar tetap sebesar 10% di awal tahun depan dan untuk sementara waktu tidak akan menaikkannya menjadi 25%.

"Sementara China menyetujui untuk membeli produk agrikultur, energi, industri dan lainnya dari AS dalam jumlah yang belum ditentukan, namun sangat substansial guna mengurangi ketidakseimbangan neraca perdagangan antara kedua negara," ungkap Gedung Putih.

Kedua pemimpin juga sepakat untuk segera memulai pembicaraan mengenai perubahan struktural dengan penekanan pada transfer teknologi, perlindungan hak intelektual, pembatasan non-tarif, intrusi dan pencurian sibernetika, jasa dan agrikultural.

Diplomat papan atas China, Penasehat Negara Wang Yi menyebut negosiasi berlangsung dalam suasana yang bersahabat. "Kedua presiden sepakat bahwa dua pihak bisa dan harus membangun hubungan bilateral yang baik," ungkap Wang sperti dikutip Reuters, Minggu (2/12/2018).

Diskusi mengenai ekonomi dan isu perdagangan antara kedua pemimpin berlangsung sangat positif dan konstruktif. Kedua kepala negara, lanjut Wang, akhirnya mencapai konsensus untuk saling menghentikan peningkatan tarif.

“'China bersedia meningkatkan impor sesuai kebutuhan rakyat dan pasar domestik, untuk secara bertahap mengurangi ketidakseimbangan dalam perdagangan dua arah ini," ungkap Wang.Kedua belah pihak, lanjut Wang, akan meningkatkan negosiasi untuk menghilangkan secara penuh tarif-tarif tambahan.

Disebutkan, Xi mengatakan pada Trump bahwa hanya melalui kerja sama AS dan China dapat memenuhi kepentingan perdamaian dan kesejahteraan.

Sementara, Trump mengatakan bahwa pertemuan dengan Xi dangat luar biasa dan produktif dan membuka banyak peluang bagi kedua negara. "Merupakan sebuah kehormatan untuk bekerja bersama dengan Presiden Xi," ungkap Trump dalam pernyataan resminya.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak