alexametrics

Kemenperin Gencar Lahirkan Wirausaha Industri Baru

loading...
Kemenperin Gencar Lahirkan Wirausaha Industri Baru
Menperin Airlangga Hartarto di acara Semarak Festival IKM di Jakarta, Kamis (13/12/2018). Foto/Yanuar R Yovanda
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) semakin gencar melahirkan wirausaha industri baru, termasuk sektor usaha rintisan (startup). Pada era ekonomi digital, pelaku industri kecil dan menengah (IKM) dinilai perlu memanfaatkan teknologi manufaktur terkini dan peluang e-commerce.

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menegaskan bahwa meningkatkan wirausaha startup di sektor industri kreatif sejalan dengan kesiapan untuk mengambil peluang. Apalagi dengan adanya momentum bonus demografi yang akan dinikmati Indonesia pada 2030 nanti.

"Industri kreatif di dalam negeri mampu memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian. Karena itu, kami terus melakukan peningkatan daya saingnya agar semakin kompetitif di kancah domestik hingga global, bahkan siap memasuki era ekonomi digital," ujarnya di Jakarta, Kamis (13/12/2018).



Airlangga menyebutkan data tentang Industri kreatif di Indonesia yang mencatatkan kontribusi yang terus meningkat terhadap produk domestik bruto (PDB) dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2015, sektor ini menyumbang sebesar Rp852 triliun, sementara pada 2016 mencapai Rp923 triliun dan bertambah menjadi Rp990 triliun pada 2017. "Pada 2018 diproyeksi tembus hingga Rp1.000 triliun," katanya.

Sementara, Airlangga menyampaikan, peluang bisnis yang muncul ke depan untuk e-commerce digital itu besar hingga Rp150 miliar. Kemenperin ingin agar ini dimanfaatkan oleh usaha kecil menengah nasional.

"Era industri 4.0, tapi tidak berarti revolusi pertama, kedua, ketiga itu ditinggalkan, tapi khusus Indonesia berjalan secara beriring," pungkasnya.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak