alexametrics

Pengelolaan Aset Properti Negara, Sri Mulyani Ajak Swasta

loading...
Pengelolaan Aset Properti Negara, Sri Mulyani Ajak Swasta
Pada ajang Property Outlook 2019, Menkeu Sri Mulyani mengaku bakal mendorong sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam upaya pengelolaan aset properti negara. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menekankan pentingnya, mengikuti perubahan teknologi tidak terkecuali pada industri properti. Selain itu pada ajang Property Outlook 2019, Ia mengaku bakal mendorong sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam upaya pengelolaan aset properti negara.
(Baca Juga: Property Outlook, Menkeu Sri Mulyani Tekankan Dua Faktor)
Menurutnya di masa yang akan datang, kerja sama keduanya harus lebih produktif, sehingga berbagai inovasi dapat tercipta dalam tubuh pemerintah. "Jadi kita harus terus berinovasi, di sektor publik harus komersial menjadi attractive kalau secara sosial ekonomi itu value yang sangat penting," terang Sri Mulyani di Jakarta, Senin (17/12/2018).

Mantan Direktur Bank Dunia itu juga menyarankan regulator maupun praktisi di bidang properti akan dapat berperan aktif dalam revolusi industri 4.0 dengan menjadi kunci pemain dalam mengelola industri properti. "Key player di dalam pengelolaan properti khususnya bagi pengelola properti negara yang berbasis teknologi," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama Direktur Utama Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Rahayu Puspasari mengatakan, bahwa acara Property Outlook 2019 sangat bermanfaat untuk pengembang pengelolaan properti kedepan. Diharapkan, pelaku di sektor properti dapat memberikan pandangan mengenai potensi properti negara.



"Khususnya bagi aset-aset negara yang tersebar di seluruh Indonesia yang berpotensi untuk dimonetisasi oleh pihak swasta. Dalam acara ini dapat tercipta simbiosis tersebut," tandasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak