alexametrics

IHSG Dibuka Tergelincir Saat Bursa Asia Terkapar

loading...
IHSG Dibuka Tergelincir Saat Bursa Asia Terkapar
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Kamis (20/12/2018) dibuka berbalik memerah setelah kemarin sempat melesat sangat tinggi. Foto/Ilustrasi, SINDO Photo
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Kamis (20/12/2018) dibuka berbalik memerah setelah kemarin sempat melesat sangat tinggi. Pada sesi pagi menjelang akhir pekan, IHSG tergelincir 0,50% ke level 6.144,94 saat bursa utama Asia lainnya terkapar setelah The Fed kembali menaikkan suku bunga acuan AS.

Pergerakan menyusut IHSG di awal perdagangan, berbanding terbalik dari sebelumnya yang melompat tinggi. Kemarin, IHSG ditutup melonjak untuk menyempurnakan raihan positif sepanjang hari ini ke level 6.176,09 dengan tambahan 94,23 poin atau 1,55%.

Pagi ini sektor saham dalam negeri kebanyakan bergerak dalam jalur negatif dipimpin kejatuhan terdalam sektor keuangan sebesar 0,89% serta consumer merosot hingga 0,79%. Sedangkan kenaikan tertinggi dicetak pertambangan usai mendapatkan tambahan 0,57%.



Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp32 miliar dengan 8 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing minus Rp4,27 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp24,76 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp20,48 miliar. Tercatat 4 saham naik, 23 saham turun dan 18 saham stagnan.

Di sisi lain seperti dilansir CNBC, pasar saham Asia secara luas lebih rendah pada perdagangan Kamis pagi setelah Federal Reserve AS menaikkan suku bunga untuk keempat kalinya pada 2018. Pada awal perdagangan, bursa saham daratan China bergerak cenderung berhati-hati dengan komposit Shanghai dan komposit Shenzhen menyusut.

Selanjutnya Indeks Hang Seng di Hong Kong mengalami penurunan hingga 0,41% untuk ditutup pada level 25.740,53, dengan saham HSBC yang terdaftar di Hong Kong turun 0,7%. Sedangkan indeks Nikkei Jepang tergelincir sekitar 1,17% dalam perdagangan pagi untuk mengiringi kejatuhan indeks Topix sebesar 0,83%.

Sementara itu indeks Kospi, Korea Selatan merosot 0,41% dengan saham produsen chip SK Hynix turun hampir 2% sedangkan saham LG Electronics turun 4,29%. Tren pelemahan juga terlihat pada bursa utama Australia, ASX 200 yang diperdagangkan sedikit lebih rendah karena saham-saham dari bank-bank Big Four bervariasi.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak