alexametrics

BI Antisipasi The Fed Bakal Naikkan Suku Bunga AS Tahun Depan

loading...
BI Antisipasi The Fed Bakal Naikkan Suku Bunga AS Tahun Depan
Bank Indonesia (BI) mengantisipasi Federal Reserve atau Bank Sentral Amerika Serikat bakal kembali menaikkan suku bunga acuannya di tahun depan. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengantisipasi Federal Reserve atau Bank Sentral Amerika Serikat bakal kembali menaikkan suku bunga acuannya di tahun depan. Sementara itu, BI belum berencana ikut mengkerek suku bunga Indonesia, demi menjaga ketahanan ekonomi terhadap risiko global yang masih menunjukkan ketidakpastian.

"Jadi kami tetap pada langkah dan kebijakan yang kita ambil dan sudah memperhitungkan kedepannya dengan The Fed yang akan menaikan suku bunganya di tahun depan," ujar Perry di Gedung BI, Jakarta, Kamis (20/12/2018).

Terang dia, pertumbuhan ekonomi AS yang kuat pada 2018 diprakirakan mengalami konsolidasi pada 2019. Prospek konsolidasi pertumbuhan ekonomi AS dan ketidakpastian pasar keuangan diprakirakan menurun.



"Kecepatan kenaikan suku bunga kebijakan the Fed (FFR) pada 2019, setelah pada 19 Desember 2018, sesuai dengan ekspektasi. Dinaikkan 25 basispoin (bps) menjadi 2,25-2,5%," paparnya.

Sambung Perry mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi cenderung melambat, meskipun arah normalisasi kebijakan moneter bank sentral Eropa (ECB) pada 2019 tetap menjadi perhatian. Di negara berkembang, pertumbuhan ekonomi China terus melambat dipengaruhi melemahnya konsumsi dan ekspor neto antara lain akibat pengaruh ketegangan hubungan dagang dengan AS, serta berlanjutnya proses deleveraging di sistem keuangan.

"Pertumbuhan ekonomi dunia yang melandai serta risiko hubungan dagang antar negara dan geo-politik yang masih tinggi berdampak pada tetap rendahnya volume perdagangan dunia. Sejalan dengan itu, harga komoditas global menurun, termasuk harga minyak dunia akibat peningkatan pasokan dari AS, OPEC dan Rusia," tandasnya
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak