alexametrics

Kunjungan Wisman 16,2 Juta, Devisa Pariwisata Capai USD17,6 Miliar

loading...
Kunjungan Wisman 16,2 Juta, Devisa Pariwisata Capai USD17,6 Miliar
Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Indonesia tahun 2018 diproyeksikan 16,2 juta wisman. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Indonesia tahun 2018 diproyeksikan 16,2 juta wisman. Angka tersebut sekitar 95% dari target yang ditetapkan sebesar 17 juta wisman.

“Meskipun target wisman meleset, namun perolehan devisa pariwisata tahun ini mencapai USD17,6 miliar atau di atas target,” ujar Menpar dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (21/12/2018).

Menteri Arief Yahya mengatakan, perolehan devisa pariwisata sebesar USD17,6 miliar tersebut dengan perhitungan capaian 16,2 juta wisman dikalikan ASPA (Average Spending per Arrival) atau rata-rata pengeluaran per kunjungan sebesar USD1.100/wisman.



“Sebagai good news-nya perolehan devisa pariwisata tahun ini akan menempatkan posisinya sebagai penghasil devisa terbesar, mengalahkan atau sejajar dengan devisa Crude Palm Oil (CPO) sebesar USD16 miliar berada di urutan teratas,” paparnya.

Sambung dia menjelaskan, awalnyasempat optimis target tahun ini tercapai karena pada Juni dan Juli 2018 kunjungan wisman sudah sampai 1,5 juta per bulan (kali 12 bulan menjadi 18 juta). Namun munculnya musibah gempa bumi di Lombok pada 29 Juli 2018 (tak berdampak terhadap kunjungan wisman) disusul gempa 7 SR pada 5 Agustus 2018 terjadi cancellation besar-besaran lebih dari 75%.

“Selama Agustus hingga Desember 2018 turun sebesar 500.000 wisman atau mencapai rata-rata 100.000 per bulan,” katanya

Sementara itu pergerakan wisatawan nusantara di Tanah Air selama tahun 2018, menurut Menpar Arief Yahya, tidak ada masalah karena terus tumbuh bahkan untuk target tahun ini sebanyak 270 juta sudah tercapai pada tahun lalu (2017) sebanyak 270.882.003, sedangkan target 2019 mendatang sebesar 275 juta wisnus kemungkinan sudah tercapai pada akhir tahun ini.

Pada kesempatan itu Menpar juga menjelasakan realisasi investasi di sektor pariwisata selama 2018 yang juga melampaui target. “Hingga kuartal I tahun 2018 ini nilai realisasi investasi pariwisata sudah mencapai 21,67% atau USD433,5 juta dari target tahun ini sebesar USD 2.000 juta. Investasi di sektor pariwisata baik PMA (Penanaman Modal Asing) maupun PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) memiliki pola yang serupa seperti pada tahun 2017,” tandasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak