alexametrics

203 Pesawat Garuda dan Sriwiajaya Bakal Dilengkapi Fasilitas Wifi

loading...
203 Pesawat Garuda dan Sriwiajaya Bakal Dilengkapi Fasilitas Wifi
203 unit pesawat yang dimiliki Garuda Indonesia Group akan dilengkapi dengan fasilitasi wi-fi gratis sebagai upaya untuk meningkatkan layanan. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo menyebutkan, sebanyak 203 unit pesawat yang dimiliki Garuda Indonesia Group akan dilengkapi dengan fasilitasi wi-fi gratis sebagai upaya untuk meningkatkan layanan kepada penumpang. Fasilitas wi-fi gratis itu meliputi 50 unit pesawat Citilink Indonesia, 103 unit pesawat Garuda Indonesia dan 50 unit pesawat Sriwijaya Air.

Sambung dia menerangkan, layanan konektivititas ini sepenuhnya dimiliki dan dioperasikan oleh Inmarsat bekerjasama dengan Lufthansa Technik yang merupakan penyedia perangkat keras, teknik, desain, dan sertifikasi untuk proyek tersebut, sementara Lufthansa System sebagai integrasi perangkat lunak.

"Khusus di Citilink, kami menargetkan hingga akhir 2019 nanti sudah ada 20 pesawat yang dilengkapi wi-fi gratis. Seterusnya kita selesaikan 50 pesawat hingga 2020, dan itu akan tersebar di pesawat Garuda dan Sriwijaya," ujar Julianda di Jakarta, Jumat (28/12)



Dalam kesempatan yang sama, Direktur Mahata Aero Teknologi Muhamad Fitriansyah mengatakan hingga saat ini pihaknya akan fokus menyelesaikan instalasi wi-fi gratis di pesawat-pesawat milik Citilink Indonesia. Pihaknya belum mendapatkan jadwal perawatan pesawat terbang milik Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air. Padahal instalasi baru bisa dilakukan saat pesawat dalam kondisi mendapatkan perawatan rutin.

"Untuk instalasi kami siap. Tapi kami harus melihat dulu jadwal perawatan pesawat Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air agar tidak mengganggu operasional mereka, dan wifi ini tidak akan terganggu cuaca," tegasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak