alexametrics

Harga Emas Antam dan Emas Dunia Kompak Menguat

loading...
Harga Emas Antam dan Emas Dunia Kompak Menguat
Harga emas Antam dan emas dunia kompak menguat. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan akhir pekan menguat seirama dengan kenaikan harga emas dunia yang mendekati level tertinggi enam bulan.

Mengutip dari laman resmi Logammulia.com, Sabtu (29/12/2018) harga emas ukuran satu gram menanjak naik Rp2.000 menjadi Rp674.000 per gram. Sedangkan harga buyback emas Antam juga melompat Rp2.000 ke level Rp596.000 per gram.

Selanjutnya emas dengan ukuran 0,5 gram dihargai sebesar Rp366.000 sedangkan pada ukuran 2 gram dibanderol Rp1.296.000. Harga emas 3 gram dipatok pada posisi Rp1.924.000. Dan harga emas ukuran 5 gram Rp3.189.000.



Adapun harga emas 10 gram dijual Rp6.290.000 ketika ukuran emas 25 gram dijual Rp15.562.500. Harga emas 50 gram dihargai sebesar Rp31.005.000, saat emas 100 gram dijual dengan harga Rp61.890.000.

Harga emas 250 gram mencapai Rp154.337.500, emas ukuran 500 gram dihargai Rp308.375.000. Ada juga ukuran 1.000 gram yang dijual mencapai Rp616.600.000 dengan kecenderungan lebih kuat. Posisi harga jual emas Antam di Pulogadung diperdagangkan naik 2.000 menjadi Rp667.000.

Melansir dari Reuters, Sabtu (29/12), harga emas dunia menguat mendekati level tertinggi enam bulan seiring dolar Amerika Serikat yang melemah. Harga emas di pasar spot naik 0,3% menjadi USD1.278,99 per ons pada pukul 01:46 ET.

Harga emas berjangka Amerika Serikat lebih tinggi USD1,90 menjadi USD1.283 per ons, mendekati level puncak USD1.282,09, yang merupakan level tertinggi sejak 19 Juni 2018.

"Dolar AS yang melemah memicu harga emas yang lebih tinggi dan volatilitas di pasar saham mengkhawatirkan orang tentang prospek tahun 2019, yang juga memindahkan investasi orang ke emas," kata Walter Pehowich, wakil presiden eksekutif layanan investasi di Dillon Gage Metals.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak