alexametrics

Lampaui Target, BBM Satu Harga Dorong Ekonomi Daerah

loading...
Lampaui Target, BBM Satu Harga Dorong Ekonomi Daerah
Konferensi pers perkembangan pelaksanaan BBM 1 Harga 2018 di Jakarta. Senin (31/12/2018). Foto/Rina Anggraeni
A+ A-
JAKARTA - Sepanjang tahun 2018, PT Pertamina (Persero) berhasil melampaui target pencapaian operasional BBM 1 Harga. Dari target 67 titik, Pertamina telah mengoperasikan 69 titik BBM 1 Harga pada daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) di wilayah Indonesia.

Dengan capaian ini, sejak mendapatkan penugasan BBM 1 Harga dari pemerintah, secara total Pertamina telah membangun 131 titik BBM 1 Harga.Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) M Fanshurullah Asa menyebutkan, pelaksanaan program BBM 1 Harga oleh Pertamina tersebut berdampak positif meningkatkan perekonomian wilayah setempat. "Program ini berdampak terhadap ekonomi daerah," tegasnya di Jakarta, Kamis (31/12/2018).

BPH Migas menurutnya akan terus mengejar beberapa wilayah yang belum terkena BBM 1 harga. Targetnya disepakati di 160 lokasi. "Nanti apakah ada penambahan atau pergeseran lokasi setelah kajian tim sinergis," katanya.



Sebagai informasi, pemerintah mendorong pemberlakuan BBM 1 Harga melalui Permen ESDM No 36 tahun 2016 tentang Percepatan Pemberlakuan Satu harga Jenis Bahan Bakar Tertentu dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan Secara Nasional.

Jenis BBM yang diatur dalam Permen ini terdiri dari pertama, jenis BBM tertentu yang meliputi Minyak Solar 48 (Gas Oil) dan Minyak tanah (Kerosene).Kedua, jenis BBM khusus penugasan yang meliputi Bensin (Gasoline) minimum RON 88.

BBM 1 Harga ini difokuskan pada daerah terdepan, terluar dan tertinggal yang pendistribusiannya dilakukan oleh badan usaha penerima penugasan yaitu badan usaha yang mendapat penugasan untuk melaksanakan penyediaan dan pendistribusian jenis BBM tertentu dan/atau jenis BBM khusus penugasan, kepada konsumen pengguna jenis BBM khusus penugasan melalui penyalur yang ditunjuk.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak