IHSG Awal Pekan Berpotensi Kembali Melemah di Kisaran 7.000-7.093

Senin, 29 April 2024 - 07:42 WIB
loading...
IHSG Awal Pekan Berpotensi...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi dalam kecenderungan melemah pada sepanjang perdagangan dengan pergerakan indeks akan berada di kisaran 7.000 – 7.093. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) hari ini diprediksi dalam kecenderungan melemah pada sepanjang perdagangan dengan pergerakan indeks akan berada di kisaran 7.000 – 7.093.

Baca Juga: 6 Fakta Bursa Sepekan: IHSG Merah, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp11.754 Triliun

Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto mengatakan, dari perdagangan sebelumnya, IHSG dan tekanan investor asing yang masih besar. Kepanikan pasar nampak semakin tinggi dengan adanya kenaikan BI rate.

Baca Juga: Anjlok Lagi, IHSG Terpangkas 1,67% ke 7.036 Akhir Pekan Ini

Walaupun kenaikan suku bunga ini adalah langkah tepat untuk menjaga stabilitas rupiah, namun sepertinya berlawanan dengan ekspektasi pasar yaitu pemangkasan suku bunga di tahun ini (era suku bunga rendah).

"Hasilnya, saham-saham big banks masih mengalami tekanan, ditambah efek beberapa saham big caps yang mengalami penurunan kinerja pun masih direspon negatif, IHSG pun melanjutkan tekanan dan tren melemahnya," tulis William dalam analisisnya, Senin (29/4/2024).

Menurut William, saat ini support psikologis berada pada 7.000, dengan estimasi target lanjutan hingga 6.800-an (jika support ditembus). Secara teknikal, IHSG menguji support psikologis pada 7000. Tren kembali melemah.

Sedangkan untuk sentimen, belum ada sentimen baru yang perlu diperhatikan saat ini. Sebelumnya, IHSG ditutup melemah sebesar -119.21 poin (-1.67%) menuju 7036,07 pada perdagangan hari Jumat 26 April 2024.

Sebanyak 153 saham menguat, 422 saham menurun, dan 203 saham tidak mengalami perubahan harga pada perdagangan kemarin. Nilai transaksi mencapai 14.7T (all market).

Berikut beberapa saham yang direkomendas ikan secara teknikal.

ISAT, buy, support 10875, resistance 12075.
Resistance breakout pada level 10875 berpotensi melanjutkan penguatan kembali.

CLEO, buy on weakness, support 900, resistance 970 dengan target lanjutan pada 1000.
Trend following dengan posisi candlestick menguat di atas MA5 dan MA20.

TOTL, sell on strength, support 450, resistance 500.
Pergerakan harga membentuk pola double top dengan neckline pada 450.

ARTO, wait and see, support 2000, resistance 2300.
Trend following dengan posisi candlestick melemah di bawah MA5 dan MA20.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
IHSG Berakhir Jatuh...
IHSG Berakhir Jatuh Makin Dalam Sentuh 5.820, Transaksi Cetak Rp8,7 Triliun
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Rekomendasi
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
Nadiem Makarim Menangis...
Nadiem Makarim Menangis hingga Beri Tanda Tangan ke Mitra Go Jek saat Tiba di PN Tipikor
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Berita Terkini
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
MNC Asia Holding Raup...
MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved