alexametrics

USD Jatuh Karena Spekulasi The Fed Menghentikan Kenaikan Suku Bunga

loading...
USD Jatuh Karena Spekulasi The Fed Menghentikan Kenaikan Suku Bunga
Dolar Amerika Serikat melemah seiring spekulasi bahwa The Fed akan menghentikan kenaikan suku bunga. Foto/Reuters
A+ A-
TORONTO - Dolar Amerika Serikat (USD) jatuh pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, tertekan oleh spekulasi yang tumbuh bahwa bank sentral AS, Federal Reserve akan menghentikan siklus kenaikan suku bunga di tahun ini.

Melansir dari CNBC, Selasa (8/1/2019), data pekerja AS yang kuat pada Desember lalu, yang tumbuh sebesar 312.000 orang tidak mampu mengangkat USD akibat spekulasi tersebut.

Spekulasi ini berkembang seiring pernyataan Ketua The Fed, Jerome Powell, baru-baru ini yang akan berharti-hati dalam mengambil kebijakan. Pada Jumat pekan lalu, Powell mengatakan kepada American Economic Association bahwa The Fed tidak berada pada jalur kenaikan suku bunga yang telah ditetapkan. Hal ini berdampak pada penurunan harga mata uang yang dipatok pasar.



"Komentar Ketua The Fed, Jerome Powell akan berhati-hati dalam mengambil kebijakan mendukung kesan bahwa siklus pengetatan The Fed akan melambat atau berhenti dalam beberapa bulan mendatang," ujar Shaun Osborne, kepala strategi valuta asing di Scotiabank di Toronto, Kanada.

Melansir dari Reuters, Selasa (8/1), indeks USD terhadap enam mata uang utama, turun 0,54% menjadi 95,66, tidak jauh dari level terendah 2-1/2 bulan di 95,68, yang dicapai pekan lalu. Hal ini mendorong euro naik 0,76% menjadi USD1,1478 dan franc Swiss bertambah 0,72% menjadi 0,9791 franc per USD.

Selama tahun 2018 yang baru lewat, dolar AS mengungguli banyak mata uang lainnya imbas dari kebijakan The Fed yang menaikkan suku bunga. Jika suku bunga ditahan di 2019, kemungkinan mata uang lain seperti euro akan mengambil keuntungan terhadap USD. Ditambah beberapa investor yang menaruh lebih banyak sisi positif untuk mata uang tunggal Uni Eropa.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak