alexametrics

Sepi Peminat, Sektor Properti di Beberapa Daerah Masih Penuh Tantangan

loading...
Sepi Peminat, Sektor Properti di Beberapa Daerah Masih Penuh Tantangan
Minat properti pada 2019 diyakini belum akan membaik, seiring masih banyaknya tantangan tahun ini terlebih pada beberapa daerah. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Minat properti pada 2019 diyakini belum akan membaik, seiring masih banyaknya tantangan tahun ini. Apalagi bagi pengembang yang ingin membangun hunian dengan beberapa konsep seperti apartemen maupun rumah berbentuk cluster di daerah cikarang.

Senior Associate Research Division Colliers International Ferry Salanto mengungkapkan, Cikarang masih sepi peminat untuk konsumen dikarenakan minimnya fasilitas gaya hidup yang membuat daerah tersebut belum mempunyai nilai tinggi

"Tapi sekarang karena banyak produk dan pasar belum baik. Sekarang tidak seperti dua hingga tiga tahun lalu. Jadi memang kalau sekarang marketnya masih akan tetap challenging sampai 2019," ujar Ferry di Jakarta, Rabu (9/1/2019).



Lanjutnya, terang dia bahwa daerah kawasan Ibu kota masih tinggi peminatnya untuk para konsumen. Apalagi bagi warga negara asing yang ingin menetap, pasalnya wilayah Ibukota seperti di daerah Selatan memiliki sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh konsumen.

"Walaupun Cikarang banyak kawasan industri, tapi belum bisa menyangi wilayah Selatan dalam sarana dan prasarananya sehingga lebih tinggi peminatnya. Karena mereka banyak menghadirkan gaya hidup yang disukai warga asing," paparnya.

Selain itu, beberapa produk hunian seperti apartemen juga belum menarik minat konsumen yang ingin membeli hunian tersebut. Pasalnya, konsumen lebih memilih tempat yang startegis untuk tinggal

"Saya pikir itu bukan tujuannya untuk pembeli. Sewa rumah engga lebih gampang. Secara umum, produk-produk apartemen belum bisa memenuhi kebutuhan expartiat. Karena middle to low class," tandasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak