alexametrics

IHSG Bertambah 56,48 Poin Saat Mayoritas Pasar Asia Melemah

loading...
IHSG Bertambah 56,48 Poin Saat Mayoritas Pasar Asia Melemah
IHSG pada perdagangan hari ini ditutup menguat. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Perdagangan bursa saham Indonesia ditutup menguat pada Kamis (10/1/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengantongi untung 56,48 poin atau 0,90% ke posisi 6.328,71.

Awal perdagangan, IHSG dibuka bertambah 21,72 poin alias 0,35% ke level 6.293,96. Kamis ini, indeks bergerak di kisaran 6.268,51-6.328,71.

Sembilan dari 10 indeks sektoral berada di zona hijau, dengan industri dasar memimpin penguatan +1,38%, disusul konsumer +0,93%, dan manufaktur +0,90%. Perkebunan menjadi satu-satunya yang melemah -0,34%.



Dari 604 saham yang diperdagangkan, 228 menguat, 138 tetap dan 238 menurun. Nilai transaksi saham Rp10,30 triliun dengan 15,40 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing Rp776,70 miliar, dimana aksi beli asing sebesar Rp4,02 triliun dan aksi jual asing Rp3,24 triliun.

IHSG pun melawan tren disaat sebagian besar bursa saham Asia tergelincir menyusul data inflasi China yang lebih rendah dari perkiraan. Melansir CNBC, Kamis (10/1/2019), Inflasi Konsumen China (CPI) di bulan Desember hanya naik 1,9% YoY. Angka ini lebih rendah dari ekspektasi ekonom sebesar 2,1%. Inflasi produsen hanya naik 0,9% YoY, lebih kecil dari perkiraan ekonom sebesar 1,6%.

Kondisi itu membuat pasar saham China berjatuhan. Indeks Shanghai terjatuh 0,36% menjadi 2.535,28 dan Shenzhen merosot 0,26% menjadi 1.303,48. Hanya bursa Hang Seng Hong Kong yang naik 0,22% berkat saham raksasa teknologi China, Tencent yang menguat 0,31%.

Indeks Nikkei 225 Jepang rontok 1,29% menjadi 20.163,80 dan Topix turun 0,85% menjadi 1.522,01. Kospi Korea Selatan melemah 0,07% ke level 2.063,28. Bursa Australia, ASX 200 yang menguat seperti IHSG, dengan naik 0,29% ke level 5.795,30, berkat kenaikan sektor keuangan sebesar 0,21%.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak