alexametrics

Nataru Terlewati, Harga Cabai dan Bawang Tetap Stabil

loading...
Nataru Terlewati, Harga Cabai dan Bawang Tetap Stabil
Harga cabai dan bawang yang kerap dituding sebagai penyebab inflasi berhasil dijinakkan. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Harga aneka cabai dan bawang di tingkat petani dan Pasar Induk Kramat Jati hingga pasar ritel DKI Jakarta pada awal tahun 2019 terpantau normal. Komoditas aneka cabai yang meliputi cabai merah besar, cabai merah keriting, cabai rawit merah, dan cabai rawit hijau seluruhnya terpantau normal bahkan cenderung turun.

Demikian halnya dengan bawang merah dan bawang putih, harganya terpantau normal. Stabilnya harga aneka cabai dan bawang sangat dirasakan oleh konsumen, setidaknya dalam dua tahun terakhir ini, terutama pada momen-momen krusial seperti puasa, Lebaran, Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga cabai dan bawang terbukti aman terkendali.

"Bahkan melewati Natal dan Tahun Baru harga kedua komoditas yang sering dituduh sebagai pemicu inflasi pangan tersebut ternyata masih menunjukkan tren stabil," ungkap Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura, Kementerian Pertanian (Kementan), Yasid Taufik di Jakarta, Jumat (11/1/2019).



Faktanya, jelas Yasid, pada periode 1 hingga 10 Januari 2019, harga rata-rata aneka cabai dan bawang merah di tingkat petani secara nasional terpantau normal. Harga cabai merah keriting di tingkat petani sentra rata-rata Rp19.978/kg, cabai rawit Rp24.602/kg dan harga bawang merah Rp18.120/kg. Dibanding periode yang sama tahun lalu, harga cabai jauh lebih rendah.

"Tahun lalu cabai merah keriting rata-rata harga di petani Rp26.148/kg dan cabai rawit Rp27.632/kg. Untuk bawang merah memang lebih tinggi dibanding tahun lalu karena ada pergeseran musim panen raya. Harga bawang merah kemungkinan akan turun lagi seiring dengan panen raya di Brebes mulai akhir Januari nanti," jelasnya.

Dari hasil pemantauan harga harian oleh Posko Bawang dan Cabai Ditjen Hortikultura, menunjukkan harga Cabai dan bawang di pasar Induk Kramat Jati Jakarta periode awal Januari 2019 terkonfirmasi stabil jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Rerata harga cabai besar Rp23.000/kg hampir sama periode yang sama tahun 2018 lalu Rp22.889/kg. Cabai rawit Rp30.556/kg lebih rendah dari tahun lalu Rp36.778/kg.

"Harga bawang merah sepanjang stabil di kisaran Rp21.000/kg. Bawang Putih bertengger stabil di harga Rp13.000/kg, nyaris sama dengan tahun lalu Rp13.389/kg," beber Yasid.

Kemudian, harga bawang merah di 43 pasar ritel DKI Jakarta seperti dilansir laman resmi milik Pemprov DKI www.infopangan.jakarta.go.id terpantau stabil Rp33.335/kg, cabai merah keriting Rp34.683/kg dan cabai rawit Rp47.121/kg. Harga tersebut tidak terpaut jauh dengan harga tahun lalu dimana harga bawang merah tercatat Rp27.496/kg, cabai merah keriting Rp41.327/kg dan cabai rawit Rp53.774/kg.

Yasid menjelaskan terkendalinya harga bawang dan cabai tak lepas dari upaya Kementan menerapkan kebijakan yang disebutnya sebagai 10 jurus stabilisasi. Pertama, kebijakan ekstensifikasi kawasan di luar Jawa. Kedua, intensifikasi teknologi di sentra utama. Ketiga, peningkatan kapasitas petani di Luar Jawa dan Keempat, efisiensi biaya produksi menggunakan benih biji bawang merah.

Kelima, lanjutnya, sinergi dengan petani champion. Keenam, mengatur Pola Tanam. Ketujuh, pembentukan pasar lelang memotong rantai pasok. Kedelapan, hilirisasi produk. Kesembilan, teknologi penyimpanan sehingga lebih awet dan tahan lama. Kesepuluh, perluasan ekspor.

"Yang pasti, stabilnya harga cabai dan bawang merupakan buah kerja sama solid dari Pemerintah bersama stakeholder terkait. Di situ ada Kementan, Kemendag, Bulog, Satgas Pangan, Dinas, Pedagang dan tentu saja Petani sebagai ujung tombak penyediaan pasokan," tandasnya.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak