alexametrics

Jumlah Pelanggan PDAM Salatiga Bertambah 1.300 Sambungan

loading...
Jumlah Pelanggan PDAM Salatiga Bertambah 1.300 Sambungan
Kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Salatiga Jawa Tengah. Foto/SINDOnews/Angga Rosa AD
A+ A-
SALATIGA - Jumlah pelanggan Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Kota Salatiga, Jawa Tengah, terhitung sejak Januari hingga akhir Desember 2018 bertambah 1.300 sambungan baru. Realisasi penambahan pelanggan ini melebihi target 2018 sebanyak 1.000 sambungan baru.

Direktur PDAM Kota Salatiga, Samino, mengatakan realisasi penambahan jumlah pelanggan ini dilakukan seiring penambahan tiga sumber air baku baru berupa sumur dalam. Sumur dalam tersebut dibangun di daerah Bendosari, Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo Warak, Kelurahan Dukuh, Sidomukti dan Karangduwet, Kutowinangun, Tingkir.

"Setiap tahun kami memiliki target menambah pelanggan setidaknya 1.000 sambungan baru. Agar pelayanan bisa optimal maka harus dilakukan penambahan sumber air baku. Maka dari itu, kami membangun tiga sumur dalam untuk menambah sumber air baku," katanya, Jumat (11/1/2019).



Menurut dia, pembangunan sumur dalam dilakukan karena di Salatiga tidak ada sumber air baku yang memadai untuk meningkatkan cakupan pelayanan. Padahal penambahan jumlah pelanggan harus dibarengi dengan peningkatan debit air. "Upaya yang bisa dilakukan untuk peningkatan debit air adalah menambah sumber air dengan membangun sumur dalam," ujarnya.

Selain menambah sumber air, upaya yang dilakukan PDAM dalam meningkatkan pelayanan yaitu menekan angka kebocoran air pada jaringan pipa dari sumber air hingga ke pelanggan. PDAM telah membentuk tim untuk mencari jaringan pipa yang bocor.

Disinggung mengenai teknis kerja tim khusus tersebut, Samino menjelaskan, tim bekerja untuk memeriksa laju air dan dugaan adanya kebocoran disejumlah titik yang dipecah menjadi beberapa zona. Tim bekerja pada malam hari hingga pagi hari. Tiap hari mereka turun ke lapangan untuk pemeriksaan menggunakan alat khusus.

"Hasilnya kemudian dilaporkan dan segera ditangani. Diharapkan, tingkat kebocoran bisa berangsur turun. Minimal, satu hingga dua persen sehingga pelayanan bisa lebih baik dan kerugian akibat kebocoran bisa ditekan," ucapnya.

Lebih jauh Samino menuturkan, untuk meningkatkan pelayanan, PDAM terus melakukan inovasi dan terobosan. Adapun peningkatan pelayanan yang telah diterapkan adalah pembayaran rekening dengan sistim online. Sehingga pelanggan yang tidak memiliki waktu membayar rekening di Kantor PDAM bisa melakukan setiap saat dimanapun mereka berada.
(ven)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak