alexametrics

IHSG dan Bursa Asia Jatuh Seiring Melemahnya Ekonomi China

loading...
IHSG dan Bursa Asia Jatuh Seiring Melemahnya Ekonomi China
IHSG ditutup jatuh 25,35 poin atau 0,40% ke level 6.336,12. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup memerah pada perdagangan Senin (14/1/2019). Indeks terkoreksi 25,35 poin atau 0,40% ke level 6.336,12.

Pagi tadi, IHSG dibuka melemah 10,14 poin atau 0,16% menjadi ke level 6.351,33. Senin ini, indeks diperdagangkan di kisaran 6.302,40-6.359,88.

Delapan indeks sektoral ditutup pada zona negatif, dengan aneka industri jatuh hingga 1,24%, disusul perdagangan turun 1,03%. Satu-satunya yang menguat adalah pertambangan dengan naik 0,11%.



Pada perdagangan di bursa Indonesia, dari 591 saham, sebanyak 289 menurun, 139 tetap dan 163 menguat. Nilai transaksi saham Rp7,32 triliun dari 9,64 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing Rp487,99 miliar, dengan aksi beli asing Rp2,51 triliun berbanding aksi jual asing Rp2,02 triliun.

Melemahnya IHSG senada dengan pasar saham Asia Pasifik yang Senin petang ini mengecewakan, imbas dari data ekonomi China yang melemah yang membuat para investor khawatir tentang perlambatan ekonomi global. Bursa saham di China, Korea Selatan, Hong Kong, dan Singapura rontok pada Senin petang ini. Pasar di Jepang ditutup karena hari libur nasional.

Data ekspor China pada Desember lalu turun hingga 4,4% dibanding tahun sebelumnya. Dan melansir dari CNBC, hasil ini membuat indeks Shanghai tergelincir 0,7% menjadi 2.535,77 dan Shenzhen turun 0,73% menjadi 1.303,75. Hang Seng Hong Kong melemah 1,38% ke level 26.298,33.

Sementara itu, Kospi Korea Selatan ambruk 11,05 poin alias 0,53% ke level 2.064,52, karena saham Samsung Electronics turun 1,11% dan saham produsen chip, SK Hynix anjlok hingga 4,61%. Indeks Straits Times Singapura turun 0,79% menjadi 3.173,46. Dan ASX 200 Australia melemah 0,02% ke posisi 5.773,40, karena saham energi turun 0,77%.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak