alexametrics

Keran Impor Daging Kerbau 100 Ribu Ton Akan Dibuka

loading...
Keran Impor Daging Kerbau 100 Ribu Ton Akan Dibuka
Keran impor daging kerbau kembali dibuka oleh pemerintah dalam hal ini rencana Perusahaan Umum (Perum) Bulog dengan kuota sebanyak 100 ribu ton di tahun 2019. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Keran impor daging kerbau kembali dibuka oleh pemerintah dalam hal ini rencana Perusahaan Umum (Perum) Bulog dengan kuota sebanyak 100 ribu ton untuk tahun 2019. Meski begitu pelaksanaan impor masih menunggu surat Persetujuan Impor (PI) yang dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Direktur Pengadaan Bulog Bachtiar mengungkapkan, targetnya surat persetujuan Kemendag untuk impor daging kerbau bakal terbit bulan ini. “Setelah keluar PI, selanjutnya ditindak lanjutin, terus Mendag mengeluarkan surat dan ada dari dari Menteri BUMN oke. Baru kita impor," ujar Bacthiar di Jakarta, Senin (14/1).

Sambung dia menyatakan, daging kerbau tersebut dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan di bulan Ramadan dan Lebaran yang jatuh pada Juni 2019, mendatang. Pasalnya di hari raya permintaan daging cukup banyak hingga kerap membuat harga menjulang tinggi.



"Minimal bisa enggak dadakan (impornya). Jadi maksud kita diatur kuota datangnya, tidak langsung seketika, tetapi diatur bertahap sesuai kebutuhan jadi pembiayaan tidak mahal," paparnya

Dia menyatakan, kuota impor ini nantinya berbentuk tender. Hal ini untuk mendapatkan harga yang sesuai, namun tidak mengurangi kualitas dari dagingnya tersebut. “Saya prinsipnya ambil yang murah termurah dan kualitas saya ga bisa menjanjikan kan tender terbuka siapapun boleh,” tandasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak