alexametrics

Properti Jakarta Kian Prestise, Investor Semakin Optimistis

loading...
Properti Jakarta Kian Prestise, Investor Semakin Optimistis
Properti Jakarta Kian Prestise, Investor Semakin Optimistis
A+ A-
SEBAGAI instrumen investasi riil, properti selalu dikaitkan dengan unsur fleksibilitas, keuntungan tinggi, dan minim risiko. Berlatar belakang kelebihan ini, tidak mengherankan jika para pengusaha, pebisnis, maupun masyarakat kelas atas selalu merasa tertantang untuk berinvestasi di sektor properti dibanding jenis investasi lainnya, seperti emas, saham, atau obligasi.

Meski demikian, modal materi saja belum cukup untuk menggeluti bisnis ini. Piawai dalam menyusun strategi dan rutin mengikuti perubahan pasar adalah salah satu di antara sejumlah modal utama yang diperlukan. Begitu pun prinsip yang dianut Yagimin, investor properti yang juga menjabat Marketing Division Head AUTO 2000.

Dalam berbisnis properti, dia menggabungkan perasaan dengan logika. “Investasi ini kan sekali dicoba bikin nagih. Selama punya kemampuan, mengapa tidak. Tapi tetap tidak bisa sembarangan dalam menanamkan modal di suatu properti. Seorang investor dituntut bisa membaca future development di lokasi properti tersebut, lalu upayakan diri untuk update informasi seputar pasar properti,” ujarnya.



Investasi properti di mata Yagimin menjadi satu hal penting dalam hidupnya karena ada aset yang berkembang di samping menghasilkan passive income . Berbeda dengan menyimpan uang di bank maupun obligasi yang sarat risiko, properti merupakan instrumen investasi ideal yang diikuti kenaikan harga signifikan dan tidak adanya masa kedaluwarsa.

Saat ini properti di Indonesia masih cukup menarik, utamanya di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. “Lebih spesifik lagi, yang masih punya banyak peluang tentu kawasan bisnis Jakarta seperti Kuningan. Sebentar lagi LRT akan masuk ke koridor ini dan otomatis properti sekitar semakin prestisius. Bisa dibayangkan berapa besar benefit yang ada, sebab sekarang saja tinggal di Kuningan sudah lekat dengan kesan elite, ini akan di atasnya level itu,” tuturnya.

Di luar Ibu Kota, pria yang gemar berinvestasi properti sejak enam tahun silam ini sudah memiliki beberapa rumah tapak maupun apartemen di Medan dan Palembang. Sementara di Jakarta, properti miliknya berada di kawasan Sunter, Kelapa Gading, Cakung, dan teranyar satu apartemen The Masterpiece & The Empyreal di daerah Kuningan.

“Saya beli unit apartemen beberapa bulan lalu. Ada sejumlah faktor yang membuat saya sangat tertarik. Pertama, lokasinya yang premium. Di area CBD Kuningan sudah sangat sulit kalau mau investasi rumah tapak. Kedua adalah kawasannya yang akan terus berkembang pesat lantaran sebagai pusat bisnis. Ketiga, jelas saya melihat nama besar pengembangnya yang tepercaya,” ungkapnya.

Motif pembelian unit apartemen tersebut, menurutnya, untuk disewakan melihat tingginya angka rental yield yang ada. Hal senada diungkapkan Hermon Simanjuntak, Sales & Marketing Division Head PT Bakrie Swasakti Utama. Untuk unit apartemen dengan dua kamar tidur, harga sewanya berkisar Rp250 juta-Rp300 juta per tahun, tergantung luasnya.

Terkini, unit di apartemen The Masterpiece dan The Empyreal hanya tersisa sekitar 5% dari total keseluruhan 462 unit. Harga unit apartemennya dipasarkan mulai Rp40 jutaan per meter persegi (m2). Dibanding saat diluncurkan, harga per meter perseginya masih sekitar Rp13 jutaan.

“Kenaikan harga dari waktu ke waktu relatif stabil dan banyak dari customer kami yang melakukan repeat order karena melihat pergerakan harga yang cukup baik sehingga mereka tertarik berinvestasi dengan hasil yang menguntungkan,” kata Hermon.

The Masterpiece dan The Empyreal diklaim produk unggulan di kawasan Rasuna Epicentrum, dengan menyandang status apartemen mewah siap huni. The Masterpiece yang mengusung konsep private lift menjanjikan kenyamanan dan keamanan maksimal bagi seluruh penghuni. Kedua apartemen ini memiliki fasilitas sekelas bintang lima, mulai swimming pool, fitness center, children playground, jogging track, hingga terintegrasi dengan fasilitas lain.
(don)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak