alexametrics

MNC Leasing Kembangkan Pembiayaan Industri Kesehatan

loading...
MNC Leasing Kembangkan Pembiayaan Industri Kesehatan
MNC Leasing tahun ini mengembangkan pembiayaan industri kesehatan. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - PT MNC Leasing menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) yang mengusung tema "Moving MNC Leasing Forward". Rakernas berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 21-23 Januari 2019.Direktur utama MNC Leasing Paulus Cholot Janala mengatakan, untuk 2019 pihaknya menargetkan pertumbuhan total aset hingga 50% dari tahun sebelumnya.
"Tahun lalu berhasil tembus Rp1 triliun, tahun ini kita ingin growth cukup tinggi, 50%, Rp1,5 triliun. Artinya kita ingin MNC Leasing terus bergerak ke depan, artinya kita mempersiapkan diri di era digitalisasi ini," ujarnya di Jakarta, Senin (21/12/2019).

Tercatat pada 2018 total MNC Leasing sebesar Rp1,01 triliun, tumbuh dari tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp740 miliar.

MNC Leasing sendiri merupakan perusahaan jasa pembiayaan, yang berfokus kepada perusahaan, di mana pembiayaan kepada sektor infrastruktur masih menjadi nomor satu. "Di tahun 2018, masih lebih ke infrastruktur, forestry, agribisnis, medical business. Porsi infrastruktur lebih dari 50%," ujar Paulus.



Direktur Keuangan MNC Finance Meita Liliasari mengatakan, tahun ini MNC Leasing ingin mencoba mengembangkan pembiayaanya ke sektor kesehatan. Karena menurutnya, sektor kesehatan masih akan tetap berkembang ke depannya.

"Ada juga segmen kita yang masuk ke medical equipment. Kalau kita lihat bidang kesehatan ini terus tumbuh ya, di rumah sakit enggak akan ada tutup, pemerintah terus mendukung," tuturnya.

MNC Leasing menargetkan, pembiayaan di sektor kesehatan dapat mencapai 30% dari total pembiayaan. "Kita larinya bukan hanya ke medical equipment-nya. Namun, ke factoring rumah sakitnya," jelas dia.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak