alexametrics

Pulang Kampung, Crown Group Bangun Menara Hunian di Ancol

loading...
Pulang Kampung, Crown Group Bangun Menara Hunian di Ancol
GM Strategic & Corporate Communication Indonesia, Bagus Sukmana memaparkan rencana ekspansi global Crown Group di Surabaya, Selasa (22/1/2019). Foto/SINDOnews/Ali Masduki
A+ A-
SURABAYA - Sukses berkiprah selama 20 tahun di negeri Kanguru, Crown Group, sebuah perusahaan pengembang hunian swasta terbesar yang didirikan oleh wong Jowo dan Wong Bali, berencana pulang kampung pada tahun 2019.

Perusahaan besutan Iwan Sunito yang berbasis di Sydney, Australia ini akan mewujudkan mimpi terpendam untuk bisa membangun menara hunian ikonik di tanah kelahirannya. Crown akan membangun menara hunian dengan konsep sea front bergaya resor yang akan menjadi kawasan beach club pertama di kawasan Ancol, Jakarta Utara.

"Ini adalah cara kami dan mimpi pak Iwan "Pulang Kampung,'" kata General Manager Strategic and Corporate Communication Indonesia, Bagus Sukmana, di Surabaya, Selasa (22/1/2019).



Crown akan membawa pengalaman selama 20 tahun membangun Australia untuk menciptakan sebuah hunian yang ikonik di Indonesia. Proyek pulang kampung itu akan diluncurkan bulan Oktober 2019 dan mulai dipasarkan pada November 2019. Rencananya, Crown akan mendirikan 6 tower secara bertahap di Ancol.

Selain Indonesia, kata Bagus, Crown Group juga bakal ekspansi beberapa kota, diantaranya Melbourne dan Brisbane di Australia, serta Los Angeles di Amerika Serikat.

Proyek-proyek senilai Rp50 triliun tersebut akan menampilkan gaya dan desain yang berbeda-beda sesuai karakter wilayah masing-masing. "Ini merupakan langkah strategis kami untuk menjadi pemain properti dunia," ujarnya.

CEO Crown Group, Iwan Sunito, mengungkapkan ekspansi tersebut sejalan dengan semangat Crown Group untuk selalu berusaha menembus batasan-batasan arsitektur. "Proyek hunian di Southbank, Melbourne, akan menjadi proyek Crown Group pertama yang berada di luar Sydney," ucapnya.

Ia menjelaskan, kawasan Southbank merupakan area yang paling terkenal dan pusat kesenian dan hiburan di Melbourne yang merupakan kota terbesar kedua di Australia. Melbourne juga dikenal sebagai kota pelajarnya Australia.

"Crown Group berencana untuk membangun 152 unit apartment di Stuart Street yang berdekatan dengan kawasan Southbank," jelas Iwan.

Sedangkan proyek yang kedua berada di kawasan West Side, Brisbane, ibu kota negara bagian Queensland, sebuah kota terpadat ketiga di Australia dengan jumlah penduduk sekitar 2,2 juta pada tahun 2014.

"Proyek hunian di West Side, Brisbane akan mengusung konsep River Front bergaya resor dengan empat menara hunian," ungkapnya.

Los Angeles, Amerika Serikat, akan menjadi kota ketiga yang dituju oleh Crown Group dalam pengerjaan proyek hunian terbarunya. Masyarakat Los Angeles akan melihat pembagunan menara hunian ikonik di kawasan CBD LA.

Terkait proyek di Ancol, Iwan memaparkan, proyek senilai Rp8,7 trilun ini akan didesain oleh arsitek kelas dunia, Koichi Takada. "Kami berusaha menjadikan kawasan Ancol sebagai kanvas besar untuk para arsitek kaliber dunia melukiskan imajinasinya," tutup Iwan Sunito.

Saat ini, Crown Group sedang menyelesaikan 4 proyek ambisiusnya di Sydney yaitu Infinity by Crown Group, Waterfall by Crown Group, Eastlakes Live by Crown Group, dan Mastery by Crown Group.
(ven)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak