alexametrics

Sri Mulyani Lantik Pejabat Eselon II DJP dan DJPB

loading...
Sri Mulyani Lantik Pejabat Eselon II DJP dan DJPB
Menteri Keuangan Sri Mulyani melantik pejabat Eselon II Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Foto/SINDOnews/Rina Anggraeni
A+ A-
JAKARTA - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, melantik 18 pejabat Eselon II dari Direktorat Jenderal Pajak dan 3 pejabat Eselon II dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Pelantikan berlangsung di Gedung Djuanda I, Kementerian Keuangan, dihadiri oleh Wakil Menteri Keuangan, Sekretaris Jenderal, serta beberapa pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kemenkeu.

Pelantikan pejabat Eselon II yang dilakukan pada hari ini merupakan mutasi di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB).

Sri Mulyani menyampaikan pesan kepada DJP untuk mewaspadai, mengevaluasi dan fokus dalam mencapai target penerimaan di tahun 2019. Selanjutnya, DJP juga diharapkan dapat membangun reputasi, kepercayaan publik melalui pelayanan yang lebih baik, kredibilitas di dalam berinteraksi dengan wajib pajak, dan melaksanakan undang-undang secara konsisten dengan profesional.



Menkeu mengapresiasi 54 Kantor Pelayanan Pajak yang menyampaikan pertumbuhan penerimaan pajak di atas 20%-40%. Hal tersebut mencerminkan kemampuan untuk menggali ekstensifikasi kenaikan pajak meskipun tidak mencapai 100% target pajak.

"Tahun 2019, kita harus bisa membuktikan bahwa kita akan mampu mencapai target secara proper," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (23/1/2019).

Sebagai penutup, Menkeu memberi amanat kepada DJPB agar menjadi pionir untuk terus memperhatikan lingkungan ekonomi di daerah serta mampu memberikan masukan yang dapat menjadi solusi bagi persoalan-persoalan di daerah.

"Saya melihat dari berbagai daerah yang semakin jauh dari Jakarta, peranan dari APBN menjadi semakin penting maka saya minta para Kanwil untuk menjadi wakil dari Kementerian Keuangan yang memiliki efektivitas leadership dan juga kemampuan untuk menjadi solusi bagi persoalan-persoalan di daerah," tandasnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak