alexametrics

Tahun 2019, Sulawesi Utara Targetkan 150.000 Wisman

loading...
Tahun 2019, Sulawesi Utara Targetkan 150.000 Wisman
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey (baju hitam) menyambut turis asal China di Bandara Sam Ratulangi Manado. Foto/Dok.Pemprov Sulut
A+ A-
MANADO - Tahun 2019 ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menargetkan kunjungan wisatawan sebanyak 150 ribu wisatawan mancanegara (wisman).

Target sebanyak itu diyakini akan tercapai, mengingat tahun sebelumnya kunjungan wisman sebanyak 124.830 orang, melampaui target yang ditetapkan sebanyak 115.826 wisman.

Untuk memenuhi target tersebut, mulai 22 Februari 2019, jumlah penerbangan dari Manado ke China ditingkatkan menjadi 13 kali setiap minggu. Penerbangan dari Manado ke Guangzhou, Shanghai, Changsha dan Tianjin masing-masing tiga penerbangan setiap minggu.



Selain itu, menurut Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, daerahnya berhasil merintis rute terbaru yaitu Manado-Xian sebanyak satu penerbangan per minggu.

"Rute Manado ke kota-kota di China berhasil mengantarkan 107.075 turis China untuk berlibur ke Sulut di tahun 2018 atau mencapai 83,78% dari total kunjungan seluruh wisman. Tentunya jumlah ini bakal bertambah setelah dibukanya rute baru Manado-Xian," ujarnya.

Rute penerbangan yang membawa para wisman ini menjadikan sektor pariwisata tetap menjadi andalan Pemprov Sulut dalam menggerakkan ekonomi daerah. Strategi membuka penerbangan langsung ke China terbukti melancarkan arus masuk wisman ke Sulut.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya, saat mengunjungi Sulut belum lama ini, ikut mengapresiasi keberhasilan Gubernur Olly dalam mendatangkan lebih dari 100.000 wisman pada tahun 2018.

"Pertumbuhan wisman Sulut termasuk yang tertinggi di Indonesia. Target pak Olly sebanyak 100.000 wisman sudah terlampaui. Untuk tahun 2019, saya yakin target 150.000 wisman ke Sulut bisa dicapai," kata Menpar Arief.
(ven)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak